IHSG Sesi I Memerah Saat Rupiah Lesu
Jum'at, 27 Oktober 2017 - 12:03 WIB
IHSG Sesi I Memerah Saat Rupiah Lesu
A
A
A
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sesi I memerah setelah sempat melewati rekor tertinggi. Pelemahan bursa saham Tanah Air berbanding terbalik dengan rupiah yang semakin lesu di zona merah.
IHSG siang ini jatuh ke zona merah usai kehilangan 3,38 poin atau 0,06% menjadi 5.992,47. Sedangkan tadi pagi, bursa saham Tanah Air menguat ke level 6.004,605 dengan tambahan 8,758 poin atau 0,146% dan kemarin IHSG ditutup menyusut 29,59 poin atau 0,49% ke posisi 5.995,85.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini mixed dengan sektor yang menguat tertinggi adalah pertambangan naik 0,34% serta pertanian meningkat 0,25%. Sedangkan sektor yang melemah terdalam yaitu property menyusut 0,72%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,55 miliar dengan 4,02 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp86,92 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp780,7 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp693,8 miliar. Tercatat 144 saham naik, 160 saham turun dan 140 saham stagnan.
Di sisi lain, posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.639/USD atau semakin ambruk dari posisi kemarin di level Rp13.587/USD. Siang ini tercatat pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp13.608-Rp13.651/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini berada di level Rp13.613/USD atau merosot tajam dibanding sesi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.581/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.610/USD atau memburuk dari posisi sebelumnya yang berada pada level Rp13.581/USD. Pergerakan rupiah hingga siang ini berada pada level Rp13.578-13.640/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan pada level Rp13.630/USD atau tidak lebih baik dibanding perdagangan awal kemarin di level Rp13.560/USD.
IHSG siang ini jatuh ke zona merah usai kehilangan 3,38 poin atau 0,06% menjadi 5.992,47. Sedangkan tadi pagi, bursa saham Tanah Air menguat ke level 6.004,605 dengan tambahan 8,758 poin atau 0,146% dan kemarin IHSG ditutup menyusut 29,59 poin atau 0,49% ke posisi 5.995,85.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini mixed dengan sektor yang menguat tertinggi adalah pertambangan naik 0,34% serta pertanian meningkat 0,25%. Sedangkan sektor yang melemah terdalam yaitu property menyusut 0,72%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,55 miliar dengan 4,02 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp86,92 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp780,7 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp693,8 miliar. Tercatat 144 saham naik, 160 saham turun dan 140 saham stagnan.
Di sisi lain, posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.639/USD atau semakin ambruk dari posisi kemarin di level Rp13.587/USD. Siang ini tercatat pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp13.608-Rp13.651/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini berada di level Rp13.613/USD atau merosot tajam dibanding sesi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.581/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.610/USD atau memburuk dari posisi sebelumnya yang berada pada level Rp13.581/USD. Pergerakan rupiah hingga siang ini berada pada level Rp13.578-13.640/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan pada level Rp13.630/USD atau tidak lebih baik dibanding perdagangan awal kemarin di level Rp13.560/USD.
(akr)
Lihat Juga :