Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi, Wall Street Berakhir Mixed

Rabu, 08 November 2017 - 07:58 WIB
Dow Jones Cetak Rekor...
Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi, Wall Street Berakhir Mixed
A A A
NEW YORK - Dow Jones Industrial Average kembali melejit ke rekor tertinggi untuk keempat kalinya secara berturut-turut pada penutupan perdagangan kemarin. Sementara, S & P 500 berakhir sedikit lebih rendah setelah perkiraan laba yang mengecewakan dari Priceline dan penurunan pada sektor saham finansial.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (8/11/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 0,04% ke level 23.557,23 setelah menghabiskan sebagian besar seharian berada di wilayah negatif. Indeks S & P 500 turun 0,02% menjadi 2.590,64, dan Nasdaq Composite tergelincir 0,27% menjadi 6.767,78.

Sektor keuangan pada Indeka S & P 500 memimpin penurunan dengan penurunan 1,33%. Sektor defensif seperti utilitas dan bahan pokok konsumen adalah saham unggulan di S & P 500, keduanya meningkat lebih dari 1%. saham Procter & Gamble naik 1,08%.

Likuiditas Treasury yield AS memukul flattest dalam satu dekade, berpotensi memotong keuntungan bank, yang meminjam uang dengan suku bunga jangka pendek untuk meminjamkannya dalam jangka waktu yang lebih lama.

Saham Goldman Sachs kehilangan 1,51% dan menjadi beban terberat di Dow Jones, sementara JPMorgan dan Bank of America termasuk di antara tiga penarikan teratas di Indeks S & P 500.

Saham Priceline merosot 13,52% sementara TripAdvisor turun 23,22% ke level terendah dalam lima tahun setelah kedua perusahaan tersebut memberikan perkiraan laba kuartalan yang melemah.

"Perusahaan yang merindukan harapan sedang dihukum berat. Itu bukti bahwa ada kegugupan di pasar," kata Jake Dollarhide, chief executive officer Longbow Asset Management di Tulsa, Oklahoma.

Investor juga cemas tentang hasil potensial rencana seorang Republikan untuk memotong pajak perusahaan, yang diresmikan pekan lalu. Serta mengurangi tingkat korporat menjadi 20% dari sebelumnya 35%, RUU tersebut akan menghilangkan banyak keringanan pajak dan mendapat tentangan dari kelompok berkepentingan.

Indeks Russell 2000, yang melacak saham small-cap AS, turun 1,26%. "Ada beberapa skeptisisme tentang tagihan pajak yang terjadi," kata Donald Selkin, kepala strategi pasar Newbridge Securities di New York.

"Fakta bahwa Russell turun adalah pertanda bahwa ada kekhawatiran tentang nasib tagihan pajak karena perusahaan kecil cenderung membayar tarif pajak lebih tinggi daripada perusahaan besar," imbuhnya.

Indeks S & P 500 telah naik sekitar 15% pada 2017, dibantu oleh pendapatan yang kuat, ekonomi yang membaik dan janji Presiden Donald Trump untuk memotong pajak. Dalam perdagangan yang diperpanjang, saham Snap Inc merosot 16% setelah pemilik Snapchat melaporkan pengguna aktif harian yang lebih rendah dari perkiraan untuk kuartal ketiga.

Selama sesi tersebut, saham Valeant Pharmaceuticals melonjak 17,11% setelah keuntungan perusahaan tersebut mengalahkan perkiraan Wall Street.

Saham Mallinckrodt merosot 35,50% ke level terendah sepanjang masa setelah produsen obat tersebut melaporkan pendapatan kuartalan yang suram dan memperingatkan penjualan yang lebih lemah untuk Acthar, sumber pendapatan terbesarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved