IHSG Diproyeksi Terkonsolidasi, Cermati 7 Saham Ini
Rabu, 08 November 2017 - 08:32 WIB
IHSG Diproyeksi Terkonsolidasi, Cermati 7 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan bergerak kembali terkonsolidasi pada range pergerakan 6.025-6.070.
Menurutnya, pergerakan IHSG melanjutkan penguatan yang cenderung terkonsolidasi secara teknikal. "Rawan adanya aksi profit taking cukup menghantui melihat momentum overbought yang telah dialami IHSG pada pergerakan di level saat ini," ujarnya di Jakarta, Rabu (8/11/2017).
Sementara, IHSG kemarin mengikuti meskipun tidak terlalu signifikan dengan penguatan 9,62 poin di level 6.060,45 dengan sektor aneka industri dan pertambangan memimpin penguatan. Saham BRAM, IMAS dan KBLI menjadi pendorong sedangkan pertambangan saham ELSA, PTBA dan TINS menjadi primadona.
"Investor asing terlihat optimis dengan tarcatat net buy Rp182,36 miliar rupiah dengan saham GGRM dan BBNI menjadi yang paling ramai. Cadangan devisa rilis diatas ekspektasi USD126,5 miliar dari USD129,4 miliar dengan ekspektasi awal USD123 miliar," kata Lanjar.
Pihaknya merekomendasikan beberapa saham yang perlu dicermati, di antaranya PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT KMI Wire and Cable Tbk (KBLI), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Lautan Luas Tbk (LTLS), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).
Menurutnya, pergerakan IHSG melanjutkan penguatan yang cenderung terkonsolidasi secara teknikal. "Rawan adanya aksi profit taking cukup menghantui melihat momentum overbought yang telah dialami IHSG pada pergerakan di level saat ini," ujarnya di Jakarta, Rabu (8/11/2017).
Sementara, IHSG kemarin mengikuti meskipun tidak terlalu signifikan dengan penguatan 9,62 poin di level 6.060,45 dengan sektor aneka industri dan pertambangan memimpin penguatan. Saham BRAM, IMAS dan KBLI menjadi pendorong sedangkan pertambangan saham ELSA, PTBA dan TINS menjadi primadona.
"Investor asing terlihat optimis dengan tarcatat net buy Rp182,36 miliar rupiah dengan saham GGRM dan BBNI menjadi yang paling ramai. Cadangan devisa rilis diatas ekspektasi USD126,5 miliar dari USD129,4 miliar dengan ekspektasi awal USD123 miliar," kata Lanjar.
Pihaknya merekomendasikan beberapa saham yang perlu dicermati, di antaranya PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT KMI Wire and Cable Tbk (KBLI), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Lautan Luas Tbk (LTLS), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).
(izz)
Lihat Juga :