Topang Daya Beli, Pemerintah Diminta Ciptakan Proyek Padat Karya

Jum'at, 10 November 2017 - 17:11 WIB
Topang Daya Beli, Pemerintah...
Topang Daya Beli, Pemerintah Diminta Ciptakan Proyek Padat Karya
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta melakukan upaya nyata untuk mendongkrak daya beli masyarakat yang semakin anjlok. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), daya beli masyarakat Indonesia melambat di triwulan III/2017 atau turun ke posisi 4,93% dibanding triwulan I/2017 yang mencapai 4,95%.

Salah satu langkah cara menopang daya beli masyarakat, yakni melalui penciptaan lapangan kerja yang bersifat padat karya sehingga menyerap banyak tenaga kerja.

"Sekarang PNS tidak banyak menyerap tenaga kerja seperti dulu, konstruksi pun sama karena banyak menggunakan alat berat. Karena itu, pemerintah harus menciptakan lapangan pekerjaan baru. Jika tidak maka pengangguran akan bertambah," ujar pengusaha properti Intan Fitriana Fauzi dalam rilisnya, Jakarta, Jumat (10/11/2017).

Intan yang juga Pengurus Real Estat Indonesia (REI) DKI mengatakan, penciptaan lapangan kerja baru sangat diperlukan. Hal ini harus dilakukan pemerintah jika ingin daya beli masyarakat membaik.

"Jangan hanya berharap pengangguran kita bekerja menjadi Go-Jek semua? Mungkin efektif, tapi tidak untuk jangka panjang. Lalu, bagaimana pula dengan pengangguran terpelajar? Ini pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah," tuturnya.

Selain berupaya menaikkan daya beli masyarakat, pemerintah juga harus menjaga daya tahan dunia usaha. Langkah ini penting agar para pengusaha bisa bertahan sehingga dapat keluar dari situasi sulit yang dihadapi saat ini.

"Jika daya tahan dunia usaha dan masyarakat terjaga maka pada gilirannya mampu menghidupkan roda perekonomian dengan menyerap produk-produk industri yang dihasilkan para pengusaha," ujar dia.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mencatat terjadi penurunan daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah sehingga berpengaruh besar terhadap perekonomian nasional.

Atas dasra itu, dia meminta pemerintah memberi stimulir lewat kebijakan fiskal demi mendongkrak daya beli masyarakat. Selain memperluas realisasi program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR), pemerintah juga perlu mempercepat realisasi pemberian dana stimulus untuk menambah penyerapan tenaga kerja, termasuk membiayai proyek infrastruktur yang hasilnya dapat dirasakan langsung masyarakat.

"Saya kira yang perlu dilakukan saat ini, memberikan insentif dan stimulus kepada dunia usaha, terutama di sektor padat karya," terangnya.

Intan menilai bahwa hal tersebut sangat penting agar roda perekonomian rakyat bergerak. "Jadi, pemerintah harus lebih mementingkan nasib rakyat banyak. Kalau bisa ada program padat karya yang bisa menampung banyak pekerja," ujar Intan yang juga Ketua DPP PAN.

Dia meyakini, program yang sifatnya memberi rangsangan sangat signifikan dalam mendongkrak tingkat daya beli masyarakat. Kendati demikian, program semacam ini sebetulnya telah dijalankan pemerintahan melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Namun, PKH kurang bersifat umum atau hanya menyasar kelompok kecil.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perputaran Uang Lebaran...
Perputaran Uang Lebaran 2025 Diprediksi Turun, Sinyal Peringatan Ekonomi RI?
Deflasi 4 Bulan Beruntun, Berpotensi...
Deflasi 4 Bulan Beruntun, Berpotensi Timbulkan Lingkaran Setan Perlambatan ekonomi
Tak Separah Singapura,...
Tak Separah Singapura, Ekonomi RI Terselamatkan Konsumsi Domestik
Lonjakan Inflasi Mengancam...
Lonjakan Inflasi Mengancam Ekonomi RI, THR Belum Cukup Dongkrak Daya Beli
Kelas Menengah Mode...
Kelas Menengah Mode Survival, Alarm Bagi Ekonomi Indonesia
BI Jawa Timur Prediksi...
BI Jawa Timur Prediksi Lebaran Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Berita Terkini
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
21 menit yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
44 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
2 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
2 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
2 jam yang lalu
Infografis
Ciptakan Karya Seni...
Ciptakan Karya Seni Pixelated, Anak 12 Tahun Jadi Miliarder
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved