Membangun Pinggiran lewat BBM Satu Harga

Minggu, 12 November 2017 - 18:15 WIB
Membangun Pinggiran...
Membangun Pinggiran lewat BBM Satu Harga
A A A
WAJAH I Nyoman Suwirta tampak begitu semringah saat ikut meresmikan SPBU bahan bakar minyak (BBM) satu harga di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, Minggu (5/11/2017) pekan lalu. Bagaimana tidak? Sebagai Bupati Klungkung, Nyoman tentu merasa senang karena warganya sudah bisa merasakan harga BBM yang sama dengan wilayah Pulau Bali ataupun Madura dan Jawa.

SPBU yang bernama Kompak itu letaknya hanya 150 meter dari Pelabuhan Nusa Penida. Di SPBU ini akan tersedia berbagai jenis BBM yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk menunjang aktivitasnya, seperti solar, Premium, Pertalite, Pertamax, dan Dexlite. Sebelum SPBU Kompak beroperasi, biasanya masyarakat sekitar pelabuhan mencarinya dari dua SPBU yang berjarak sekitar 6 dan 15 km. Itu pun dengan harga yang lebih mahal dari harga Rp6.500.

Dengan beroperasinya SPBU BBM satu harga, tentu aktivitas perekonomian di Kecamatan Nusa Penida akan lebih bergairah. Pasalnya, harga BBM yang terjangkau akan berpengaruh pada biaya transportasi di wilayah yang bersangkutan. "Kegiatan perekonomian di Nusa Penida harus meningkat dengan adanya lembaga penyalur baru ini. Jadi, itu yang diharapkan pemerintah," ujar M. Ibnu Fajar, anggota Komite BPH Migas, dalam siaran persnya saat meresmikan SPBU Kompak.

Terlebih lagi, Nusa Penida merupakan wilayah dengan sektor pariwisata yang sudah berkembang. Dengan adanya SPBU BBM satu harga, masalah ketersediaan energi untuk kebutuhan aktivitas pariwisata sudah bisa teratasi. "Energinya harus dipenuhi dulu, salah satunya BBM. Ini ditujukan untuk pertumbuhan ekonominya. Tentu akan kami dorong," tambah Ibnu.

Harapan yang sama pernah diutarakan oleh Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili ketika di salah satu desanya dibangun SPBU BBM satu harga pada pertengahan Oktober kemarin. "Kami berharap kehadiran SPBU tersebut juga dapat mendorong perekonomian, khususnya infrastruktur di Sambas," katanya.

Lalu apa dampak nyata lain yang dirasakan masyarakat di Indonesia timur? Anda bisa membaca laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 37/VI/2017 yang terbit Senin (13/11/2017).

Membangun Pinggiran lewat BBM Satu Harga


(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Subsidi Energi Bengkak...
Subsidi Energi Bengkak hingga Rp502 Triliun, Pengamat: Hapus Premium!
Simalakama Rawat Premium
Simalakama Rawat Premium
BBM Premium dan Pertalite...
BBM Premium dan Pertalite Mau Dihapus, Bagaimana Dampaknya ke Masyarakat?
Simak Baik-baik, Begini...
Simak Baik-baik, Begini Tahapan Penghapusan Premium dan Pertalite
BBM Pertalite Bakal...
BBM Pertalite Bakal Disubsidi Pemerintah, Sinyal Premium Dihapus Makin Kuat
Bagaimana Nasib BBM...
Bagaimana Nasib BBM Premium, Menteri ESDM: Secara Alami Tergantikan Oleh Pertalite
Berita Terkini
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
23 menit yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
1 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
2 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
2 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
2 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
13 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved