Kemenperin Terus Mendorong Peningkatan Investasi Industri

Minggu, 12 November 2017 - 22:15 WIB
Kemenperin Terus Mendorong...
Kemenperin Terus Mendorong Peningkatan Investasi Industri
A A A
MEMASUKI tahun ke-3 pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK), pemerintah bertekad melakukan pemerataan ekonomi yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam mewujudkan visi tersebut, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyodorkan program prioritasnya yang diarahkan pada pengembangan perwilayahan industri di luar Pulau Jawa.

"Ini dilakukan dalam upaya mendorong penyebaran industri yang merata sekaligus mewujudkan Indonesia sentris," ungkap Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto kepada SINDO Weekly pada beberapa waktu lalu di kantornya di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kuningan, Jakarta Selatan.

Saat ini, menurut Airlangga, industri manufaktur nasional semakin memperlihatkan kinerja yang positif. Industri pengolahan nonmigas mengalami pertumbuhan tertinggi di atas pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2017. "Itu dicapai oleh industri logam, kimia, farmasi, serta obat tradisional, makanan, dan minuman," katanya.

Oleh karena itu, politikus Partai Golkar ini mengaku bahwa kementeriannya akan terus aktif mendorong peningkatan investasi di sektor industri di dalam negeri dengan promosi investasi usukan insentrif.

Kepada SINDO Weekly, pertengahan Oktober lalu, pria kelahiran Surabaya 55 tahun silam ini memaparkan program-program unggulan Kemenperin. Tak hanya itu, dirinya juga menjelaskan apa saja program unggulan lainnya di sisa dua tahun masa bakti Kabinet Kerja ini. Berikut petikan wawancaranya.

Apa saja program utama Kemenperin dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini?
Kemenperin melalui program prioritas diarahkan pada pengembangan perwilayahan di luar Pulau Jawa, penumbuhan populasi industri, serta peningkatan daya saing dan produktivitas industri. Arah kebijakan pembangunan (RPJMN) Tahun 2015–2019 disesuaikan dengan tiga bukti yang terkait dengan peran sektor industri dari Nawa Cita yang ditetapkan oleh Jokowi-JK.

Dari program-program tersebut, apa saja yang telah dicapai hingga saat ini?
Dalam upaya mendorong penyebaran industri yang merata sekaligus mewujudkan Indonesia sentris, Kemenperin telah memfasilitasi pembangunan kawasan industri di luar Pulau Jawa. Hingga saat ini, sebanyak enam kawasan industri di luar Jawa telah beroperasi, yaitu kawasan industri Sei Mangkei di Sumatera Utara yang berbasis industri pengolahan kelapa sawit, kawasan industri Morowali di Sulawesi Tengah dengan basis industri pengolahan logam nikel, kawasan industri Bantaeng di Sulawesi Selatan berbasis industri pengolahan logam nikel, kawasan industri Palu di Sulawesi Tengah berbasis industri rotan dan agro, kawasan industri Konawe di Sulawesi Tenggara berbasis industri pengolahan logam nikel, serta kawasan industri Dumai di Riau yang menjadi zona ekonomi hijau bagi pengolahan CPO.

Hingga Juli 2017, dalam program prioritas untuk menumbuhkan popularitas industri, penambahan sektor manufaktur mencapai 572 industri skala besar dan sedang. Penambahan ini mencakup investasi baru maupun perluasan usaha dengan capaian nilai investasi PMDN dan PMA di semester I 2017. Nilainya masing-masing sebesar Rp52,11 triliun dan US$7,06 miliar.

Lalu bagaimana dengan pencapaian industri kecil dan menengah? Simak wawancara selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 37/VI/2017 yang terbit Senin (13/11/2017).

Kemenperin Terus Mendorong Peningkatan Investasi Industri


(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
7 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
8 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
10 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
12 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
13 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
14 jam yang lalu
Infografis
Alfamart Tutup 400 Gerai,...
Alfamart Tutup 400 Gerai, Sementara Warung Madura Terus Ekspansi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved