67 Tenaga Kesehatan Indonesia Siap Bekerja di Jepang

Selasa, 21 November 2017 - 02:10 WIB
67 Tenaga Kesehatan...
67 Tenaga Kesehatan Indonesia Siap Bekerja di Jepang
A A A
BANDUNG - Sebanyak 67 orang tenaga kesehatan di bawah naungan PT Bahana Inspirasi Muda bakal diberangkan ke Jepang setelah lolos seleksi Indonesia-Japang Economic Partnership Agreement (IJEPA). Puluhan tenaga keperawatan ini merupakan realisasi dari program pemerintah mengirimkan tenaga kesehatan ke Negeri Sakura.

Dirut PT Bahana Inspirasi Muda Sony Dwiariyandi mengatakan, detidaknya setiap tahun ada sekitar 300 orang dari seluruh Indonesia yang diberangkatkan ke Jepang. "Mereka adalah bagian dari 800 tenaga kesehatan yang mendaftar pada program ini. Tetapi yang diterima dan lolos seleksi hanya 300 orang. 67 di antaranya merupakan bimbingan kami," kata Sony saat pelepasan siswa untuk pelatihan di Hotel Grand Tjokro, Bandung, Senin (20/11).

Menurut dia, mereka akan bekerja di Jepang selama empat tahun dengan gaji antara Rp17-20 juta per bulan. Di sana, mereka akan menjadi tenaga perawat dan perawat lansia. Bila nantinya mereka cocok bekerja di Jepang, setelah empat tahun bisa mengajukan perpanjangan kontrak kerja untuk bekerja hingga pensiun.

"Mereka yang lolos seleksi dan akan bekerja di Jepang adalah lulusan S1 dan D3 keperawatan. Sebelum dinyatakan lolos, mereka diuji langsung oleh tim dari Jepang. Soal skill mereka sudah cukup percaya dengan kemampuan perawat Indonesia. Jadi yang diseleksi lebih banyak soal attitude dan mental," kata dia.

PT Bahana Inspirasi Muda, sudah menginjak tahun keempat mengirimkan putra putri terbaik Indonesia bekerja di Jepang. Total ada sekitar 200 orang yang telah dan akan diberangkatkan. Untuk angkatan tahun ini, rencananya akan diberangkan pada Juni 2018 mendatang. Sebelum itu, mereka akan mendapatkan pelatihan oleh pemerintah selama enam bulan di Jakarta.

"Kebutuhan tenaga perawat di Jepang sebenarnya mencapai 1 juta orang. Tetapi memang kita baru mampu mengirimkan sekitar 300 orang. Kalau dari sisi kemampuan, tenaga perawat kita lebih baik dibandingkan negara lainnya di kawasan ASEAN," imbuh dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pekerja Migran Kembali...
Pekerja Migran Kembali ke Luar Negeri Dilakukan Bertahap
9 Perusahaan P3MI Gugat...
9 Perusahaan P3MI Gugat Menteri Tenaga Kerja
Persiapan Membuka Kembali...
Persiapan Membuka Kembali Penempatan 'Pahlawan Devisa' ke Luar Negeri
Mau Dikirim Kembali...
Mau Dikirim Kembali ke Luar Negeri, Calon Pekerja Migran Harus Punya Kriteria Ini
Bandel !, Dua Perusahaan...
Bandel !, Dua Perusahaan Penyalur Pekerja Migran Kena 'Jewer' Kemnaker
Penempatan Pekerja Migran...
Penempatan Pekerja Migran Dinilai Harus Sesuai Nilai Kemanusiaan
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
21 menit yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
54 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved