IHSG Pulang Kehilangan 6,54 Poin, Bursa China Jatuh Lebih 2%
Kamis, 23 November 2017 - 17:00 WIB
IHSG Pulang Kehilangan 6,54 Poin, Bursa China Jatuh Lebih 2%
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (23/11/2017) ditutup melemah sebanyak 6,54 poin atau 0,11% ke level 6.063,24.
Pagi tadi, IHSG dibuka naik 0,19% atau 11,63 poin ke 6.081,42. Namun pada penutupan sesi I, indeks berbalik melemah 6,95 poin ke 6.062,83. Kamis ini, IHSG diperdagangkan di kisaran 6.056,12-6.090,64.
Empat dari 10 sektor saham memerah, dengan pertambangan terkoreksi hingga 1,03%, disusul keuangan berkurang 0,40%, namun kenaikan terjadi dipimpin sektor saham perdagangan sebesar 0,51%.
Dari 488 saham yang diperdagangkan, 201 tertekan, 145 stagnan, dan 142 menguat. Nilai transaksi saham Rp7,33 triliun dari 14,42 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing Rp775,29 miliar, dengan aksi beli asing Rp2,57 triliun dan aksi jual asing Rp1,79 triliun.
Senada dengan pasar saham di Indonesia, pasar saham Asia juga ditutup melemah pada Kamis ini. Hal ini disebabkan investor sedang menunggu rilis dari bank sentral AS, Federal Reserve mengenai kebijakan ekonomi, terutama terkait dengan inflasi di Amerika.
Mengutip dari CNBC, indeks ASX 200 Australia ditutup mendatar di 5.986,2, dimana saham energi dan material memimpin kenaikan di pasar. Indeks Kospi Korea Selatan turun tipis 0,12% ke 2.537,15. Disebabkan oleh saham blue-chip bidang teknologi yang tergelincir, seperti Samsung turun 1,22%.
Pasar China diperdagangkan lebih rendah lebih dari 2%, dimana indeks Hang Seng Hong Kong tergelincir 0,64%, Shanghai ditutup turun 2,26% ke 3.352,99, dengan saham kesehatan mengalami kerugian paling curam. Shenzhen kehilangan 2,92% menjadi 1.924,45 karena jatuhnya saham blue-chip sebesar 2,93%.
Indeks saham MSCI di Asia Pasifik turun 0,11% pada pukul 15:14 waktu HK/SIN. Adapun pasar Jepang ditutup karena libur.
Pagi tadi, IHSG dibuka naik 0,19% atau 11,63 poin ke 6.081,42. Namun pada penutupan sesi I, indeks berbalik melemah 6,95 poin ke 6.062,83. Kamis ini, IHSG diperdagangkan di kisaran 6.056,12-6.090,64.
Empat dari 10 sektor saham memerah, dengan pertambangan terkoreksi hingga 1,03%, disusul keuangan berkurang 0,40%, namun kenaikan terjadi dipimpin sektor saham perdagangan sebesar 0,51%.
Dari 488 saham yang diperdagangkan, 201 tertekan, 145 stagnan, dan 142 menguat. Nilai transaksi saham Rp7,33 triliun dari 14,42 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing Rp775,29 miliar, dengan aksi beli asing Rp2,57 triliun dan aksi jual asing Rp1,79 triliun.
Senada dengan pasar saham di Indonesia, pasar saham Asia juga ditutup melemah pada Kamis ini. Hal ini disebabkan investor sedang menunggu rilis dari bank sentral AS, Federal Reserve mengenai kebijakan ekonomi, terutama terkait dengan inflasi di Amerika.
Mengutip dari CNBC, indeks ASX 200 Australia ditutup mendatar di 5.986,2, dimana saham energi dan material memimpin kenaikan di pasar. Indeks Kospi Korea Selatan turun tipis 0,12% ke 2.537,15. Disebabkan oleh saham blue-chip bidang teknologi yang tergelincir, seperti Samsung turun 1,22%.
Pasar China diperdagangkan lebih rendah lebih dari 2%, dimana indeks Hang Seng Hong Kong tergelincir 0,64%, Shanghai ditutup turun 2,26% ke 3.352,99, dengan saham kesehatan mengalami kerugian paling curam. Shenzhen kehilangan 2,92% menjadi 1.924,45 karena jatuhnya saham blue-chip sebesar 2,93%.
Indeks saham MSCI di Asia Pasifik turun 0,11% pada pukul 15:14 waktu HK/SIN. Adapun pasar Jepang ditutup karena libur.
(ven)
Lihat Juga :