IHSG Berakhir Turun Tipis Saat Indeks Kospi Jatuh 1,4%
Senin, 27 November 2017 - 16:42 WIB
IHSG Berakhir Turun Tipis Saat Indeks Kospi Jatuh 1,4%
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup turun tipis sebesar 2,553 poin atau setara dengan 0,042% ke level 6.064,58. Tren negatif bursa saham Tanah Air sepanjang hari terjadi di tengah ambruknya bursa saham Asia.
IHSG siang tadi sulit keluar dari zona merah usai kehilangan 11,05 atau setara dengan 0,18% menjadi 6.056,09 setelah tadi pagi dibuka ke level 6.065,97 dengan penurunan 1,17 poin atau 0,02%. Sebelumnya pada akhir pekan kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup naik 3,90 poin atau 0,06% ke posisi 6.067,14.
Sektor saham dalam negeri sore ini mayoritas berada di zona positif dengan sektor industri dasar jatuh terdalam mencapai 2,63% disusul sektor pertanian menyusut 0,82%. Sedangkan sektor konsumer terkuat tertinggi sebesar mencapai 1,17%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,82 triliun dengan 8,17 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp261,68 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,97 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,23 triliun. Tercatat 160 saham menguat, 221 saham melemah dan 112 saham stagnan.
Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) naik Rp225 menjadi Rp6.500, PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) menguat Rp200 ke level Rp10.900 dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) meningkat Rp200 menjadi Rp2.300.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) turun Rp50 menjadi Rp6.400, PT Astra International Tbk. (ASII) melemah Rp25 menjadi Rp8.525 serta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) menyusut Rp20 ke posisi Rp2.400.
Seperti dilansir CNBC, Senin (27/11/2017) indeks Asia ditutup ambruk pada perdagangan awal pekan, saat indeks Kospi jatuh mencapai 1,4% dipimpin pelemahan sektor teknologi. Hasil lebih rendah juga dicetak pasar saham China saat investor masih memantau perkembangan pasar obligasi.
Indeks Nikkei Jepang menghapus keuntungan awal usai tergelincir 0,24% atau 54,86 poin pada akhir sesi perdagangan untuk berada di level 22.495,99. Pelemahan bursa Jepang terimbas penurunan sektor manufaktur serta perumahan, meski beberapa perusahaan besar tetap mencetak keuntungan.
Saham Toyota ditutup naik sebesar 0,04% ketika mayoritas produsen mobil lainnya menyelesaikan sesi dengan lebih rendah. Saham teknologi berakhir mixed, dengan Nintendo berakhir meningkat 2,38% di tengah optimisme laporan penjualan ritel saat Black Friday.
Di seberang Selat Korea, indeks Kospi jatuh mencapai 1,44% hingga akhir perdagangan di level 2.507,81 saat saham teknologi menyeret pelemahan bursa lebih lanjut. Saham yang melemah di antaranya SK Hynix dan LG Display yang kehilangan masing-masing 2,35% dan 1,44 % hingga perdagangan sore.
Samsung Electronics jatuh 5,08%, ketika Won Korea bergerak di tengah fokus investor kepada keputusan Bank of Korea terkait suku bunga acuan. Di sisi lain peningkatan justru terjadi pada bursa saham Australia yang lebih tinggi 0,1% untuk mengakhiri sesi perdagangan pada posisi 5,988.77 usai sempat bergerak flat di awal sesi,
Hasil berbeda dicetak ekuitas China, ketika komposit Shanghai kehilangan 0,92% dan berakhir pada level 3.322,83 serta komposit Shenzhen jatuh 1,56% menjadi 1.892,82. Sementara penurunan terjadi pada indeks Hang Seng hingga perdagangan sore berkurang 180,13 poin atau 0,60% ke level 29.686,19.
IHSG siang tadi sulit keluar dari zona merah usai kehilangan 11,05 atau setara dengan 0,18% menjadi 6.056,09 setelah tadi pagi dibuka ke level 6.065,97 dengan penurunan 1,17 poin atau 0,02%. Sebelumnya pada akhir pekan kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup naik 3,90 poin atau 0,06% ke posisi 6.067,14.
Sektor saham dalam negeri sore ini mayoritas berada di zona positif dengan sektor industri dasar jatuh terdalam mencapai 2,63% disusul sektor pertanian menyusut 0,82%. Sedangkan sektor konsumer terkuat tertinggi sebesar mencapai 1,17%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,82 triliun dengan 8,17 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp261,68 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,97 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,23 triliun. Tercatat 160 saham menguat, 221 saham melemah dan 112 saham stagnan.
Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) naik Rp225 menjadi Rp6.500, PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) menguat Rp200 ke level Rp10.900 dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) meningkat Rp200 menjadi Rp2.300.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) turun Rp50 menjadi Rp6.400, PT Astra International Tbk. (ASII) melemah Rp25 menjadi Rp8.525 serta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) menyusut Rp20 ke posisi Rp2.400.
Seperti dilansir CNBC, Senin (27/11/2017) indeks Asia ditutup ambruk pada perdagangan awal pekan, saat indeks Kospi jatuh mencapai 1,4% dipimpin pelemahan sektor teknologi. Hasil lebih rendah juga dicetak pasar saham China saat investor masih memantau perkembangan pasar obligasi.
Indeks Nikkei Jepang menghapus keuntungan awal usai tergelincir 0,24% atau 54,86 poin pada akhir sesi perdagangan untuk berada di level 22.495,99. Pelemahan bursa Jepang terimbas penurunan sektor manufaktur serta perumahan, meski beberapa perusahaan besar tetap mencetak keuntungan.
Saham Toyota ditutup naik sebesar 0,04% ketika mayoritas produsen mobil lainnya menyelesaikan sesi dengan lebih rendah. Saham teknologi berakhir mixed, dengan Nintendo berakhir meningkat 2,38% di tengah optimisme laporan penjualan ritel saat Black Friday.
Di seberang Selat Korea, indeks Kospi jatuh mencapai 1,44% hingga akhir perdagangan di level 2.507,81 saat saham teknologi menyeret pelemahan bursa lebih lanjut. Saham yang melemah di antaranya SK Hynix dan LG Display yang kehilangan masing-masing 2,35% dan 1,44 % hingga perdagangan sore.
Samsung Electronics jatuh 5,08%, ketika Won Korea bergerak di tengah fokus investor kepada keputusan Bank of Korea terkait suku bunga acuan. Di sisi lain peningkatan justru terjadi pada bursa saham Australia yang lebih tinggi 0,1% untuk mengakhiri sesi perdagangan pada posisi 5,988.77 usai sempat bergerak flat di awal sesi,
Hasil berbeda dicetak ekuitas China, ketika komposit Shanghai kehilangan 0,92% dan berakhir pada level 3.322,83 serta komposit Shenzhen jatuh 1,56% menjadi 1.892,82. Sementara penurunan terjadi pada indeks Hang Seng hingga perdagangan sore berkurang 180,13 poin atau 0,60% ke level 29.686,19.
(akr)
Lihat Juga :