Pembentukan Holding BUMN Harus Diawasi

Senin, 27 November 2017 - 22:26 WIB
Pembentukan Holding...
Pembentukan Holding BUMN Harus Diawasi
A A A
JAKARTA - Direktur Komunikasi dan Pengelolaan Pengetahuan Pusat Studi Hukum dan kebijakan Indonesia (PSHK) Muhammad Faiz Aziz menegaskan, pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus diawasi.

Faiz mengatakan, biarkan proses pembentukan holding tersebut tetap berjalan, asal diawasi karena dari sejarahnya tidak ada yang memiliki kinerja memuaskan seperti holding PTPN dan Semen Indonesia.

"Saya kira kalau harus jalan, jalan dulu tapi mesti diawasi kinerjanya. Bahwa kinerja holding ini didasari benchmark sebelumnya," ujarnya di Jakarta, Senin (27/11/2017).

Sementara, mantan Direktur Utama PT Timah Tbk (TINS) Erry Riyana Hardjapamekas mengungkapkan, khusus untuk holding tambang bisa berdampak baik seperti efisiensi logistik dan pemasaran.

"Saya setuju tambang harganya volatile, naik turun tidak bisa diprediksi oleh siapapun dan kadang dipengaruhi sentimen tertentu. Banyak optimasi dari sinergi yang dilakukan seperti logistik dan pemasaran," katanya.

Menurutnya, pembentukan holding BUMN tidak ada masalah asal transparan serta sesuai aturan, jangan sampai digunakan untuk kepentingan pihak tertentu.

"Namun, jika belum apa-apa sudah macam-macam, saya tentu tidak setuju karena tujuan sinergi lebih baik," pungkas Erry.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Kerja BUMN dengan...
Rapat Kerja BUMN dengan Komisi V DPR Bahas Pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Misi Jadi Perusahaan...
Misi Jadi Perusahaan Kelas Dunia di 2024, Ini Strategi BKI
BUMN Jasa Survei Godok...
BUMN Jasa Survei Godok Akulturasi Anggota Holding
Holding BUMN Pangan...
Holding BUMN Pangan Ditargetkan Rampung September 2021
Nyaris Setahun Berdiri,...
Nyaris Setahun Berdiri, Apa Gebrakan Holding BUMN Pangan?
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
16 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
53 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved