IHSG Sesi Pagi Tertekan Saat Bursa Asia Mixed
Selasa, 28 November 2017 - 09:31 WIB
IHSG Sesi Pagi Tertekan Saat Bursa Asia Mixed
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka masih sulit keluar dari tekanan. IHSG pada sesi pembukaan turun 16,84 poin atau setara dengan 0,28% ke posisi 6.047,74 ketika bursa Asia bergerak mixed.
Sementara, IHSG pada perdagangan awal pekan kemarin ditutup turun tipis sebesar 2,553 poin atau setara dengan 0,042% ke level 6.064,58. Sektor saham dalam negeri pagi ini hampir secara keseluruhan meraih hasil negatif dipimpin kejatuhan aneka industri sebesar 1,14% dan perdagangan 0,49%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,73 miliar dengan 2,56 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp23,00 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp469,9 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp446,9 miliar. Tercatat 124 saham naik, 187 saham turun dan 87 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) naik Rp225 menjadi Rp6.500, PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) bertambah Rp200 menjadi Rp10.900 serta PT Sona Topas Tourism Industry Tbk. (SONA) meningkat Rp200 ke level Rp2.300.
Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) melemah Rp100 menjadi Rp79.400, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) berkurang Rp50 menjadi Rp6.400 dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp75 menjadi Rp8.450.
Seperti dilansir CNBC, Selasa (28/11/2017) indeks utama Asia pada awal perdagangan hari ini masih mencari dengan kecenderungan bergerak mixed mengikuti Wall Street. Nikkei Jepang dibuka sedikit tergelincir usai kehilangan 0.02% atau setara dengan 4.60 poin menjadi 22,491.39.
Perusahaan eksportir masih berjuang, ketika produsen mobil dan saham teknologi kebanyakan lebih rendah di awal sesi. Namun Toyota dan Honda terus mencetak keuntungan dengan kenaikan sebesar 0,44% dan 0,68% untuk masing-masing.
Di sisi lain perusahaan-perusahaan yang terkait dengan energi yang lebih rendah setelah harga minyak meluncur dalam sesi semalam. Indeks Kospi di seberang selat Korea juga tergelinciri 0,04 ketika saham blue-chip Tek memperpanjang tren penurunan.
Samsung Electronics menyusut 0,84% lebih lanjut setelah penutupan lebih rendah dari 5 persen di sesi terakhir mengikuti laporan penurunan saham Morgan Stanley. Sementara pada bursa Australia terlihat mulai bangkit 0,14% dengan sebagian sektor perdagangan lebih tinggi dalam sesi pagi.
Pada daratan China, indeks Shanghai meningkat mencapai 0,58 poin atau 0,02% ke level 3,322.81. Selanjutnya indeks Hang Seng menyusut di awal sesi menjadi 29.588,30 usai kehilangan 97,89 poin atau 0,33%.
Sementara, IHSG pada perdagangan awal pekan kemarin ditutup turun tipis sebesar 2,553 poin atau setara dengan 0,042% ke level 6.064,58. Sektor saham dalam negeri pagi ini hampir secara keseluruhan meraih hasil negatif dipimpin kejatuhan aneka industri sebesar 1,14% dan perdagangan 0,49%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,73 miliar dengan 2,56 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp23,00 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp469,9 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp446,9 miliar. Tercatat 124 saham naik, 187 saham turun dan 87 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) naik Rp225 menjadi Rp6.500, PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) bertambah Rp200 menjadi Rp10.900 serta PT Sona Topas Tourism Industry Tbk. (SONA) meningkat Rp200 ke level Rp2.300.
Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) melemah Rp100 menjadi Rp79.400, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) berkurang Rp50 menjadi Rp6.400 dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp75 menjadi Rp8.450.
Seperti dilansir CNBC, Selasa (28/11/2017) indeks utama Asia pada awal perdagangan hari ini masih mencari dengan kecenderungan bergerak mixed mengikuti Wall Street. Nikkei Jepang dibuka sedikit tergelincir usai kehilangan 0.02% atau setara dengan 4.60 poin menjadi 22,491.39.
Perusahaan eksportir masih berjuang, ketika produsen mobil dan saham teknologi kebanyakan lebih rendah di awal sesi. Namun Toyota dan Honda terus mencetak keuntungan dengan kenaikan sebesar 0,44% dan 0,68% untuk masing-masing.
Di sisi lain perusahaan-perusahaan yang terkait dengan energi yang lebih rendah setelah harga minyak meluncur dalam sesi semalam. Indeks Kospi di seberang selat Korea juga tergelinciri 0,04 ketika saham blue-chip Tek memperpanjang tren penurunan.
Samsung Electronics menyusut 0,84% lebih lanjut setelah penutupan lebih rendah dari 5 persen di sesi terakhir mengikuti laporan penurunan saham Morgan Stanley. Sementara pada bursa Australia terlihat mulai bangkit 0,14% dengan sebagian sektor perdagangan lebih tinggi dalam sesi pagi.
Pada daratan China, indeks Shanghai meningkat mencapai 0,58 poin atau 0,02% ke level 3,322.81. Selanjutnya indeks Hang Seng menyusut di awal sesi menjadi 29.588,30 usai kehilangan 97,89 poin atau 0,33%.
(akr)
Lihat Juga :