IHSG Ditutup Ambruk ke Level 5.952 Iringi Kejatuhan Bursa Asia

Kamis, 30 November 2017 - 16:34 WIB
IHSG Ditutup Ambruk...
IHSG Ditutup Ambruk ke Level 5.952 Iringi Kejatuhan Bursa Asia
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup ambruk sangat dalam untuk meninggalkan level 6.000. Menjelang libur panjang, IHSG berakhir anjlok 109,229 poin atau 1,802% ke level 5.952,138 untuk mengiringi kejatuhan beberapa bursa utama Asia.

IHSG siang tadi bergerak melemah dengan kehilangan 17,31 poin setara 0,29% ke level 6.044,06 setalah tadi pagi pasar saham dalam negeri dibuka turun 6,53 poin setara 0,11% ke level 6.054,84. Kemarin, IHSG ditutup memerah ke level 6.061,37 atau melemah 9,35 poin, setara 0,15%.

Sektor saham dalam negeri sore ini mayoritas berada dalam jalur negatif dipimpin kejatuhan sektor industri dasar dengan penyusutan mencapai 1,03% disusul sektor consumer dan manufaktur sama-sama turun 0,91%. Sedangkan sektor pertambangan terkuat tertinggi sebesar 0,53%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp17,10 triliun dengan 28,25 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp2,60 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp10,90 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp8,29 triliun. Tercatat 226 saham melemah, 142 saham menguat dan 122 saham stagnan.

Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Pool Advista Indonesia Tbk. (POOL) naik Rp420 menjadi Rp3.750. PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) menguat Rp320 ke level Rp4.000 dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) meningkat Rp275 menjadi Rp6.925.

Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Astra International Tbk. (ASII) turun Rp375 menjadi Rp7.975, PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU) melemah Rp130 menjadi Rp3.070 serta PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) menyusut Rp70 ke posisi Rp2.050.

Seperti dilansir CNBC, Kamis (30/11/2017) pasar saham Asia ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan hari ini ketika harga minyak dunia mendatar setelah jatuh di sesi terakhir. Sementara investor disebutkan masih mencoba mempelajari lebih lanjut terkait data manufaktur PMI dari China.

Tercatat Indeks Nikkei Jepang meningkat 0,57% atau setara dengan 127,76 poin untuk mengakhiri sesi perdagangan pada posisi 22.724,96 di tengah kejatuhan nama-nama besar perusahaan teknologi. Beberapa saham yang mengalami tekanan di antaranya Sony berakhir menyusut 2,27% diikuti pelemahan saham Nintendo yang lebih rendah 2,23%.

Di sisi lain sektor keuangan dan perdagangan justru mengalami kenaikan seperti Nomura Holdings dengan pergerakan menanjak naik. Indeks Kospi di seberang selat Korea Selatan jatuh mencapai sebesar 1,45% untuk berada di level 2.476,37. Pasar diyakini masih mencerna keputusan Bank Korea yang mengerek suku bunga untuk pertama kalinya dalam enam tahun.

Bank Sentral meningkatkan menjadi 1,5% dari sebelumnya 1,25% dalam sebuah langkah yang telah secara luas diharapkan oleh pasar. Won Korea mengalami pelemahan setelah kenaikan suku bunga, hingga perdagangan sore diperdagangkan hampir lebih rendah 0,5% ke level 1,086.29 terhadap USD.

Dua perusahaan besar di indeks Kospi, berakhir anjlok dengan masing-masing kehilangan 3,42% dan 6,8% untuk menjadi kinerja terburuk bagi kedua sektor teknologi tersebut. Raihan negatif juga terjadi pada bursa saham Australia ASX 200 lewat penurunan sebesar 0,69% dan berakhir pada level 5.969,89 saat saham sektor materials, teknologi dan perbankan menyeret indeks lebih rendah.

Bursa saham daratan China juga berada di bawah tekanan, saat komposit Shanghai merayap turun 0,61% untuk mengakhiri sesi di posisi 3,317.58 dan komposit Shenzhen kehilangan 0,9% hingga berakhir pada level 1,901.86.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
4 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
4 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
4 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
5 jam yang lalu
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
5 jam yang lalu
Pertamina Buka Rekrutmen...
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Pendaftaran Hingga 5 Juli 2026
5 jam yang lalu
Infografis
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia U-17 Proyeksi Piala Asia U17 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved