BI: Uang Beredar Tumbuh Melambat pada Oktober 2017

Kamis, 30 November 2017 - 21:02 WIB
BI: Uang Beredar Tumbuh...
BI: Uang Beredar Tumbuh Melambat pada Oktober 2017
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan, pertumbuhan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) melambat pada Oktober 2017. Posisi M2 tercatat Rp5.283,3 triliun atau tumbuh 10,6% (yoy), lebih rendah dibanding dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 10,9% (yoy).

"Berdasarkan komponennya, perlambatan pertumbuhan M2 tersebut terutama bersumber dari pertumbuhan komponen uang kuasi yang tumbuh melambat dari 9,2% (yoy) pada bulan September 2017 menjadi 8,7% (yoy)," ungkap Bank Indonesia dalam keterangan resminya, Kamis (30/11/2017).

Berdasarkan faktor yang memengaruhi, perlambatan pertumbuhan M2 dipengaruhi oleh kontraksi operasi keuangan pemerintah pusat dan perlambatan pertumbuhan aktiva luar negeri bersih. Kontraksi operasi keuangan pemerintah pusat tercermin dari kewajiban Bank Indonesia dan perbankan kepada pemerintah pusat yang tumbuh meningkat dari -0,3% (yoy) pada September 2017 menjadi 9,8% (yoy) pada Oktober 2017.

Sementara itu, aktiva luar negeri bersih tumbuh melambat dari 20,5% (yoy) pada September 2017 menjadi 18,1% (yoy) pada Oktober 2017. Di sisi lain, kredit yang disalurkan perbankan pada akhir Oktober 2017 tercatat Rp4.588,5 triliun atau tumbuh 8,0% (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan September 2017 yang tumbuh 7,7% (yoy).

BI menambahkan, suku bunga kredit dan suku bunga simpanan berjangka kembali menurun, mencerminkan berlanjutnya transmisi pelonggaran kebijakan moneter. Pada Oktober 2017, rata-rata suku bunga kredit tercatat 11,55% atau turun 5 basis poin dari bulan sebelumnya.

Demikian halnya suku bunga simpanan berjangka dengan tenor 1, 3, 6, dan 12 bulan yang masing-masing tercatat 5,89%, 6,32%, 6,74%, dan 6,93% atau turun dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 6,09%, 6,46%, 6,80%, dan 6,99%.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved