Wall Street Menguat, Dow Jones Melesat Lewati Level 24.000

Jum'at, 01 Desember 2017 - 08:08 WIB
Wall Street Menguat,...
Wall Street Menguat, Dow Jones Melesat Lewati Level 24.000
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin waktu setempat, berakhir menguat saat Dow Jones Industrial Average untuk pertama kalinya tembus di atas level 24.000. Lonjakan bursa saham Amerika Serikat (AS) terjadi ketika investor memperoleh keyakinan bahwa Partai Republik akan mampu membuat reformasi pajak AS menguat.

Blue-chip Indeks Dow telah melewati posisi 1.000 dalam empat tahun terakhir, ditopang penguatan pendapatan perusahaan serta pergerakan positif data ekonomi dan harapan pemangkasan pajak. Pemerintah diyakini bakal memotong pajak perusahaan menjadi 20% dari sebelumnya 35%. Tercatat volume perdagangan pada perdagangan Kamis kemarin waktu setempat sangat tinggi.

Dow Jones Industrial Average naik mencapai sebesar 331,67 poin atau setara dengan 1,39% ke level 24.272,35 selanjutnya indeks S & P 500 memperoleh tambahan 21,51 poin atau 0,82% menjadi 2.647,58. Sedangkan komposit Nasdaq melompat cukup tinggi 49,63 poin atau 0,73% ke posisi 6.873,97.

The Russell 2000, sebuah perusahaan kecil, ditutup naik 0,12% untuk memukul rekor ketiga beruntun. Delapan perusahaan yang terdaftar dalam S&P dan Dow Jones telah mencetak delapan bulan keuntungan beruntun, sementara Nasdaq telah diposting selama lima bulan terus meningkat.

Pada hari sebelumnya, Nasdaq jatuh cukup dalam untuk jadi pelemahan terbesar bulanan lebih dari dari tiga bulan di tengah aksi jual investor saham teknologi. Namun, sektor teknologi S & P menghapus sebagian kerugian dan pada Kamis berakhir hampir 1%.

Indeks energi S & P menjadi sektor terkuat dengan peningkatan 1,55% setelah OPEC setuju untuk memperpanjang pemangkasan produksi minyak hingga akhor 2018. Industrials. SPLRCI naik 1,53%, dibantu oleh hampir 2% lompatan saham transportasi. Sektor keuangan S & P sempat meningkat keuntungan 0,6%, didorong oleh harapan bahwa pemotongan pajak bank akan diteruskan ke investor dalam bentuk buybacks saham.

Sekitar 9 miliar saham diperdagangkan dalam bursa saham AS untuk menjadi hari tersibuk sejak 23 Juni. Ini menjadi tertinggi jika dibandingkan dengan rata-rata harian 6.56 miliar dalam 20 sesi terakhir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
36 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
47 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
Harta Trump Melesat,...
Harta Trump Melesat, Masuk 500 Orang Terkaya di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved