Rusunawa Kelas Lajang Sudah Tak Laku Lagi

Selasa, 05 Desember 2017 - 22:06 WIB
Rusunawa Kelas Lajang...
Rusunawa Kelas Lajang Sudah Tak Laku Lagi
A A A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan, rumah susun sewa (Rusunawa) kelas lajang atau tipe studio satu kamar sudah tidak laku lagi. Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan, mersepons kebutuhan ini, pemerintah kini fokus membangun Rusunawa dengan tipe yang cocok untuk keluarga.

"Kebanyakan rumah pekerja untuk Rusunawa, kita buat tipe lajang enggak laku. Mereka inginnya bawa keluarga. Jadi kita ubah, lajang enggak ada lagi, yang ada tipe keluarga, tipe 36," ujarnya di Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Menurut Khalawi, kebutuhan para pencari hunian pertama ini harus diperhatikan, serta mulai membangun lebih banyak lagi unit, terutama di daerah yang tidak terurus.

"Kita harus merespons pemula ini dalam menyikapi Rusunawa tadi. Dan daerah kumuh sasaran perumahan banyak yang belum tertangani, sedang kita kaji jadi penguasaan lingkungan kumuh," katanya.

Khalawi menjelaskan, pemerintah bisa mencari lahan diantara perumahan yang sudah ada untuk membangun lebih banyak lagi Rusunawa. "Misal antara BSD dan Bintaro, perumahan ada yang kumuh itu kita lakukan penguasaan skala besar tapi konsepnya harus matang. Ada intervensi negara, mereka enggak punya tanah tapi punya rumah," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Efisiensi, Kementerian...
Efisiensi, Kementerian PUPR Bersiap Lakukan Reorganisasi Balai
Menteri Basuki Perbaiki...
Menteri Basuki Perbaiki 2.000 Rumah Tidak Layak Huni di Bengkulu
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Menteri Basuki Optimalkan Infrastruktur Tampungan Air
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, Menteri Basuki Target Jembatan Sei Rampung 2021
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved