Bursa Saham AS Menguat Seiring Optimisme Reformasi Pajak

Rabu, 13 Desember 2017 - 10:00 WIB
Bursa Saham AS Menguat...
Bursa Saham AS Menguat Seiring Optimisme Reformasi Pajak
A A A
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat alias Wall Street ditutup naik pada perdagangan Selasa waktu setempat, di tengah meningkatnya optimisme bahwa anggota parlemen dari Partai Republik akan dapat mengubah sistem pajak perusahaan. Wall Street juga melihat kepada pertemuan dua hari kebijakan dari Federal Reserve.

Melansir dari CNBC, Rabu (13/12/2017), indeks Dow Jones ditutup melonjak 118,77 poin menjadi 24.504,80, didorong oleh kenaikan saham Boeing dan Verizon. Indeks juga mencatat intraday dan closing record tertinggi.

S&P 500 naik 0,1% ditutup menjadi 2.664,11, membukukan intraday dan tertinggi, dengan kinerja telekomunikasi dan keuangan yang ciamik. Sementara itu, Nasdaq berakhir lebih rendah 0,2% menjadi 6.862,32.

Bloomberg News melaporkan Senator dari Partai Republik, John Cornyn mengatakan bahwa anggota parlemen mmemiliki kesepakatan pajak sementara saat ini. Hal yang membuat indeks utama melonjak ke level tertinggi.

"Saya pikir itu adalah katalisator yang membuat pasar naik di sini," kata Anthony Conroy, presiden di Abel Noser. Dia juga mencatat bahwa saham bank-bank menguat menjelang pengumuman kebijakan moneter Fed pada hari Rabu.

Anggota parlemen dari Partai Republik yang memegang mayoritas di DPR dan Senat, mendorong dilakukannya reformasi pajak di AS sampai akhir tahun, dimana secara signifikan akan menurunkan pajak perusahaan. Dan mereka, anggota parlemen DPR dan Senat harus menyetujui sebuah RUU bersama untuk dikirim ke Presiden Donald Trump.

Prospek pajak perusahaan yang lebih rendah telah menjadi keuntungan bagi saham AS pada tahun ini, sehingga membuat saham mereka naik ke rekor tertinggi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved