BI Ungkap Dua Sumber Baru Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

Rabu, 13 Desember 2017 - 23:08 WIB
BI Ungkap Dua Sumber...
BI Ungkap Dua Sumber Baru Pertumbuhan Ekonomi Jakarta
A A A
SOLO - Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan DKI Jakarta mengatakan, bahwa sumber baru untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi Jakarta adalah sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Jika Pemda DKI mampu mengoptimalkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, maka akan menambah pertumbuhan ekonomi sebesar 0,2-0,4%.

"Kami mendorong pemerintah provinsi untuk mulai mengembangkan pariwisata di Ibukota. Hal ini dilakukan demi meningkatkan perekonomian DKI Jakarta dengan adanya diversifikasi sumber ekonomi baru," kata Kepala KPw BI DKI Jakarta, Doni P. Joewono saat media gathering BI Kantor Perwakian DKIJakarta di kereta wisata menuju Solo, Jawa Tengah, Rabu (13/12).

Dia melanjutkan, sebenarnya untuk sektor pariwisata, DKI Jakarta memiliki sejumlah destinasi potensial yang bisa dijadikan sebagai wisata unggulan misalnya kawasan Kota Tua dan Kepulauan Seribu. Namun sayangnya, berdasarkan data, Jakarta tidak termasuk dalam jajaran 20 besar negara tujuan wisata oleh wisatawan internasional.

"Jakarta memiliki potensi yang besar karena merupakan kota destinasi kelima dengan pertumbuhan tercepat. Tapi, Jakarta kalah bersaing dengan negara Shanghai China, Istanbul Turki, Kuala Lumpur Malaysia, bahkan Bangkok, Thailand yang menduduki posisi pertama," beber Doni.

Untuk itu, sumber pertumbuhan ekonomi baru harus segera dipikirkan oleh pemerintah provinsi. Pasalnya, dalam hal menarik minat wisatawan, DKI Jakarta dinilai masih tertinggal dibandingkan daerah lain yang ada di Indonesia.

"Yogyakarta itu sudah mengkreasikan banyak tempat wisata baru sehingga orang mau datang ke sana. Sekarang sudah tentu waktunya DKI Jakarta mulai mengreasikan tempat-tempat wisata," katanya.

Lebih lanjut dia menuturkan, anggaran pemerintah DKI Jakarta untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif juga perlu ditingkatkan. Sebab, dua sektor tersebut merupakan sumber baru pertumbuhan ekonomi Ibu Kota.

Maka dari itu, lanjut Doni, kedepan pihaknya pun berharap jika Pemprov DKI Jakarta bisa serius mengembangkan Kepulauan Seribu yang masuk dalam 10 destinasi pariwisata. "Tapi pengembangan itu masih jauh dari harapan karena saat ini baru sekitar 100-an ribu wisatawan yang datang ke Pulau Seribu dari target 1 juta di tahun 2019," ujarnya.

Hingga kuartal III 2017, perekonomian DKI Jakarta tumbuh 6,29% lebih tinggi dari proyeksi sebesar 6%. Hal tersebut didorong oleh investasi dan perdagangan neto antar daerah. Sementara itu, investasi meningkat melalui infrastuktur dan konstruksi.

Sedangkan industri pengolahan masih memiliki peran besar dalam perekonomian. Adapun inflasi Jakarta mencapai 3,33% hingga November 2017. "Fungsi intermediasi perbankan belum sepenuhnya pulih, kredit DKI Jakarta mencapai 9,1%," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Tumbuh Kuat
BI Jakarta Dorong Pengembangan...
BI Jakarta Dorong Pengembangan Ekonomi Pesantren
Menteri dan Deretan...
Menteri dan Deretan Tokoh Daerah Bedah Transisi Ekonomi Jakarta
Akhir Tahun 2024, Inflasi...
Akhir Tahun 2024, Inflasi Jakarta Lebih Rendah Dibanding Nasional
BI: Ekonomi Jakarta...
BI: Ekonomi Jakarta di 2023 Akan Tetap Tumbuh di Kisaran 4,8%-5,6%
Kesuksesan Program Vaksinasi...
Kesuksesan Program Vaksinasi Dorong Pemulihan Ekonomi Jakarta
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
12 menit yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
1 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
2 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
3 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
3 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved