Indeks USD Jatuh 0,1%, Rupiah Pulang Menguat di Rp13.576
Kamis, 14 Desember 2017 - 17:48 WIB
Indeks USD Jatuh 0,1%, Rupiah Pulang Menguat di Rp13.576
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis (14/12/2017) berakhir menguat di pasar spot, seiring tekanan terhadap USD atas kenaikan suku bunga The Fed yang hanya seperempat poin.
Mata uang NKRI di indeks Bloomberg ditutup menguat 14 poin atau 0,10% menjadi Rp13.576 per USD, dimana Rabu lalu ditutup di Rp13.590 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp13.557-Rp13.587 per USD.
Data Yahoo Finance mencatat rupiah pada Kamis petang ini, menguat sebesar 3 poin atau 0,02% ke posisi Rp13.575 per USD, setelah Rabu lalu berakhir di Rp13.578 per USD. Kamis ini, rupiah diperdagangkan di Rp13.556-Rp13.580 per USD.
Data SINDOnews yang bersumber dari Limas, rupiah pada petang ini ditutup di Rp13.575 per USD, terdepresiasi 11 poin dari pagi hari di angka Rp13.564 per USD.
Usai The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga acuan jangka pendek sebesar seperempat poin ke kisaran 1,25%-1,50%, USD memilih untuk defensif. Mereka pun melakukan reaksi terbatas setelah China juga menaikkan suku bunga.
Melansir dari Reuters, indeks USD yang mengukur mata uangnya terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun 0,1% menjadi 93,372 setelah jatuh 0,7% pada hari Rabu waktu AS. Pedagang dan analis mengatakan dolar berada di bawah tekanan setelah pengumuman kebijakan The Fed yang mempertahankan proyeksi tingkat suku bunga stabil, bukan merevisinya lebih tinggi.
Terhadap yen, dolar naik tipis 0,1% menjadi 112,62 yen, setelah tergelincir 0,9% pada hari Rabu dan telah mundur dari level tertinggi empat minggu di hari Minggu lalu di angka 113,75 yen. Euro naik tipis 0,1% menjadi USD1,1836, setelah naik 0,7% pada hari Rabu.
Mata uang NKRI di indeks Bloomberg ditutup menguat 14 poin atau 0,10% menjadi Rp13.576 per USD, dimana Rabu lalu ditutup di Rp13.590 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp13.557-Rp13.587 per USD.
Data Yahoo Finance mencatat rupiah pada Kamis petang ini, menguat sebesar 3 poin atau 0,02% ke posisi Rp13.575 per USD, setelah Rabu lalu berakhir di Rp13.578 per USD. Kamis ini, rupiah diperdagangkan di Rp13.556-Rp13.580 per USD.
Data SINDOnews yang bersumber dari Limas, rupiah pada petang ini ditutup di Rp13.575 per USD, terdepresiasi 11 poin dari pagi hari di angka Rp13.564 per USD.
Usai The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga acuan jangka pendek sebesar seperempat poin ke kisaran 1,25%-1,50%, USD memilih untuk defensif. Mereka pun melakukan reaksi terbatas setelah China juga menaikkan suku bunga.
Melansir dari Reuters, indeks USD yang mengukur mata uangnya terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun 0,1% menjadi 93,372 setelah jatuh 0,7% pada hari Rabu waktu AS. Pedagang dan analis mengatakan dolar berada di bawah tekanan setelah pengumuman kebijakan The Fed yang mempertahankan proyeksi tingkat suku bunga stabil, bukan merevisinya lebih tinggi.
Terhadap yen, dolar naik tipis 0,1% menjadi 112,62 yen, setelah tergelincir 0,9% pada hari Rabu dan telah mundur dari level tertinggi empat minggu di hari Minggu lalu di angka 113,75 yen. Euro naik tipis 0,1% menjadi USD1,1836, setelah naik 0,7% pada hari Rabu.
(ven)