Kemendag Motivasi Anak Muda Cintai Produk Lokal di 13 Kota
Sabtu, 16 Desember 2017 - 03:04 WIB
Kemendag Motivasi Anak Muda Cintai Produk Lokal di 13 Kota
A
A
A
SOLO - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus memotivasi generasi muda agar mencintai produk produk dalam negeri. Mereka harus diberi pemahaman bahwa produk produk dalam negeri banyak yang membanggakan dan diakui di luar negeri.
Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan Eva Yuliana mengatakan, pihaknya terus memacu para generasi muda untuk bangga terhadap produk dalam negeri. Generasi muda dinilai lebih mudah untuk dimotivasi dan diberikan pemahaman. Berbeda halnya generasi yang sudah tua dinilai lebih sulit karena telah melalui banyak proses kehidupan.
“Generasi muda diibaratkan seperti lembaran putih. Mereka perlu diberikan pencerahan dan pengetahuan bahwa produk bangsa sendiri sangat membanggakan,” ujar Eva Yuliana saat sosialisasi gerakan menanamkan kepedulian penggunaan produk dalam negeri kepada anak didik dan generasi muda yang digelar di Kota Solo, Jumat (15/12).
Dia juga mengingatkan jangan sampai produk dalam negeri tergerus produk luar. Dengan menanamkan kebanggaan terhadap produk dalam negeri, sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selama ini, menurutnya banyak generasi muda yang belum mendapatkan informasi bahwa produk dalam negeri yang merambah internasional sudah sangat luar biasa.
Pada sisi lain, pemerintah juga terus mendorong perbaikan kualitas terhadap produk yang dihasilkan. Melalui upaya peningkatan ekspor, maka kualitas produk juga harus ditingkatkan. Pihaknya memastikan bahwa produk dalam negeri yang ekspor dengan yang dipasarkan di tanah air, kualitasnya sama.
Kasubdit Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Kemendag Farid Chandra mengatakan, kegiatan menanamkan kepedulian penggunaan produk dalam negeri kepada generasi muda berlangsung di 13 kota. 10 kota diantaranya telah dilaksanakan, seperti di Palembang Pontianak, Boyolali, Batam, Ambon, Bima, Luwu, Palopo, dan Toraja, dan Solo.
“Tujuannya sebagai salah satu kampanye penigkatan penggunaan produk dalam negeri,” tandas Farid Chandra. Sekaligus memberikan inspirasi agar anak muda lebih menyukai dan membeli produk Indonesia
Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan Eva Yuliana mengatakan, pihaknya terus memacu para generasi muda untuk bangga terhadap produk dalam negeri. Generasi muda dinilai lebih mudah untuk dimotivasi dan diberikan pemahaman. Berbeda halnya generasi yang sudah tua dinilai lebih sulit karena telah melalui banyak proses kehidupan.
“Generasi muda diibaratkan seperti lembaran putih. Mereka perlu diberikan pencerahan dan pengetahuan bahwa produk bangsa sendiri sangat membanggakan,” ujar Eva Yuliana saat sosialisasi gerakan menanamkan kepedulian penggunaan produk dalam negeri kepada anak didik dan generasi muda yang digelar di Kota Solo, Jumat (15/12).
Dia juga mengingatkan jangan sampai produk dalam negeri tergerus produk luar. Dengan menanamkan kebanggaan terhadap produk dalam negeri, sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selama ini, menurutnya banyak generasi muda yang belum mendapatkan informasi bahwa produk dalam negeri yang merambah internasional sudah sangat luar biasa.
Pada sisi lain, pemerintah juga terus mendorong perbaikan kualitas terhadap produk yang dihasilkan. Melalui upaya peningkatan ekspor, maka kualitas produk juga harus ditingkatkan. Pihaknya memastikan bahwa produk dalam negeri yang ekspor dengan yang dipasarkan di tanah air, kualitasnya sama.
Kasubdit Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Kemendag Farid Chandra mengatakan, kegiatan menanamkan kepedulian penggunaan produk dalam negeri kepada generasi muda berlangsung di 13 kota. 10 kota diantaranya telah dilaksanakan, seperti di Palembang Pontianak, Boyolali, Batam, Ambon, Bima, Luwu, Palopo, dan Toraja, dan Solo.
“Tujuannya sebagai salah satu kampanye penigkatan penggunaan produk dalam negeri,” tandas Farid Chandra. Sekaligus memberikan inspirasi agar anak muda lebih menyukai dan membeli produk Indonesia
(akr)
Lihat Juga :