Kemendag Temukan 89 Produk Tak Sesuai SNI Sepanjang 2017

Rabu, 20 Desember 2017 - 14:16 WIB
Kemendag Temukan 89...
Kemendag Temukan 89 Produk Tak Sesuai SNI Sepanjang 2017
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga pada tahun ini telah melaksanakan pengawasan terhadap 582 barang beredar di Indonesia. Pengawasan meliputi 150 barang berdasarkan parameter standar nasional Indonesia (SNI), 255 barang berdasarkan parameter label Bahasa Indonesia, dan 177 barang berdasarkan parameter Manual Kartu Garansi (MKG).

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Syahrul Mama mengungkapkan, khusus untuk parameter SNI, pengawasan juga dilakukan di gudang importir. Dari 150 barang, ditemukan 89 barang sesuai persyaratan SNI. "Selain itu, 47 barang tidak memenuhi ketentuan SNI, dan 14 barang masih dilakukan pengujian," katanya di Kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (20/12/2017).

(Baca Juga: Awasi Kegiatan Perdagangan, Kemendag-Polri Perpanjang Kerja Sama )

Sementara itu dari 255 barang hasil pengawasan label Bahasa Indonesia, kata dia, terdapat 189 barang yang telah memenuhi ketentuan dan 66 barang belum memenuhi. Adapun dari 177 barang hasil pengawasan MKG, terdapat 119 barang yang memenuhi ketentuan dan 58 barang masih belum memenuhi ketentuan.

Di samping pengawasan, pihaknya juga dilakukan kegiatan uji petik. Tahun ini, dia mengaku telah melakukan pengujian terhadap 85 merek barang dari 66 importir yang terdiri dari 16 jenis barang. Berdasarkan hasil pengujian, yang sesuai dengan SNI sebanyak 69 merek dari 54 importir, yang sesuai dengan SNI namun tidak mencantumkan Nomor Pendaftaran Barang (NPB) 1 merek dari 1 importir, dan yang tidak sesuai SNI dari parameter mutu sebanyak 5 merek dari 5 importir.

"Kemudian yang tidak sesuai SNI dari parameter penandaan sebanyak 7 merek dari 6 importir, serta yang tidak sesuai SNI dan tidak mencantumkan NPB sebanyak 3 merek dari 2 importir," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Indonesia dan Iran Sepakat...
Indonesia dan Iran Sepakat Perkuat Perdagangan
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia 2020 Diprediksi Surplus, Tembus USD20 M
Berita Terkini
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
2 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
15 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
52 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved