Pasar Obligasi 2018 Diramal Ramai, Tembus Rp158 Triliun
Kamis, 21 Desember 2017 - 13:04 WIB
Pasar Obligasi 2018 Diramal Ramai, Tembus Rp158 Triliun
A
A
A
JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memprediksi pasar obligasi korporasi akan terus tumbuh hingga mencapai Rp158 triliun pada 2018. Penerbitan bisa sebesar Rp158 triliun dengan asumsi ekonomi tumbuh 5,2%, inflasi dan tingkat suku bunga tetap rendah.
Direktur Utama Pefindo Salyadi Saputra mengatakan, masih menariknya pasar obligasi karena bunga yang rendah serta dengan sudah disematkan peringkat investment grade.
"Kondisi tersebut dapat mendorong sejumlah perusahaan untuk berlomba dalam mengakses pendanaan melalui pasar modal," ujarnya di Jakarta, Kamis (21/12/2017).
Dia menjelaskan, obligasi korporasi akan lebih banyak diterbitkan oleh perbankan dan perusahaan pembiayaan yang memandang pendanaan dari sektor riil masih belum berkembang.
Sementara, terbatasnya permintaan obligasi korporasi daripada obligasi pemerintah karena belum bisa menarik investor secara maksimal.
"Sisi peringkat belum menjanjikan. Tetapi, ada harapan menyusul investment grade dari Fitch rating," jelasnya.
Direktur Utama Pefindo Salyadi Saputra mengatakan, masih menariknya pasar obligasi karena bunga yang rendah serta dengan sudah disematkan peringkat investment grade.
"Kondisi tersebut dapat mendorong sejumlah perusahaan untuk berlomba dalam mengakses pendanaan melalui pasar modal," ujarnya di Jakarta, Kamis (21/12/2017).
Dia menjelaskan, obligasi korporasi akan lebih banyak diterbitkan oleh perbankan dan perusahaan pembiayaan yang memandang pendanaan dari sektor riil masih belum berkembang.
Sementara, terbatasnya permintaan obligasi korporasi daripada obligasi pemerintah karena belum bisa menarik investor secara maksimal.
"Sisi peringkat belum menjanjikan. Tetapi, ada harapan menyusul investment grade dari Fitch rating," jelasnya.
(izz)
Lihat Juga :