Pemerintah Rugi Akibat Banyak Kecelakaan Proyek Infrastruktur

Kamis, 04 Januari 2018 - 21:11 WIB
Pemerintah Rugi Akibat...
Pemerintah Rugi Akibat Banyak Kecelakaan Proyek Infrastruktur
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengaku rugi waktu akibat banyak kecelakaan proyek beberapa bulan terakhir.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin mengatakan, proyek infrastruktur yang dibangun harus selesai tepat waktu, sehingga jika ada kecelakaan bisa menghambat penyelesaian.

"Rugi waktu. Tapi, kalau bisa dikejar dan tidak ganggu ya semoga tidak pengaruhi waktu operasional," ujarnya di Jakarta, Kamis (4/1/2018).

Syarif menuturkan, selain waktu juga ada kerugian material akibat adanya kecelakaan, seperti robohnya girder di proyek pembangunan tol Depok-Antasari. "Kalau satu girder Rp50 juta, ya 6 girder berarti Rp300 juta," kata dia.

Pihaknya mengaku sudah melakukan rapat terkait kecelakaan tersebut, serta mengundang tim ahli untuk membahas apa penyebabnya.

"Kebetulan memang di Waskita, mungkin itu kebetulan karena Waskita juga sudah tindak lanjuti bikin SOP. Harus ada orang pusat yang datang dan awasi dan itu sudah dilakukan, tapi ya itu tadi ada hal-hal yang tidak bisa diantisipasi," imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan, akan menjatuhkan sanksi terhadap konsultan yang lalai dalam mengawasi pekerjaan proyek. Hal ini menanggapi girder di proyek tol Depok-Antasari (Desari) yang roboh beberapa waktu lalu.

Dia mengungkapkan, pihaknya telah membahas persoalan ini dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga mengenai permasalahan tersebut. Menurutnya, ambruknya girder tersebut akibat kesalahan manajemen dan pelaksanaan teknis di lapangan.

"Jadi girder yang diangkat itu bisa macam-macam. Jadi, ada yang dikalungi, ada yang diangkat dari atas, jadi saya kira sedikit masalah teknis," katanya di kantor Kementerian BUMN.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Menteri Basuki Optimalkan Infrastruktur Tampungan Air
Menteri Basuki Akan...
Menteri Basuki Akan Bangun Infrastruktur Kerakyatan di Batang
Menteri Basuki Terus...
Menteri Basuki Terus Lanjutkan Program Pengendalian Lumpur Sidoarjo
Tangani Lumpur Lapindo,...
Tangani Lumpur Lapindo, PUPR Anggarkan Rp280 Miliar
PUPR Tawarkan Investasi...
PUPR Tawarkan Investasi 6 Proyek Jalan Tol dan Jembatan Senilai Rp80,84 T
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved