Wall Street Menguat, Indeks S&P dan Nasdaq Catat Pekan Terbaik

Sabtu, 06 Januari 2018 - 10:11 WIB
Wall Street Menguat,...
Wall Street Menguat, Indeks S&P dan Nasdaq Catat Pekan Terbaik
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup menguat, dengan Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite mencatat kenaikan mingguan terbaik dalam lebih dari satu tahun. Hal ini dikarenakan sektor teknologi membantu mengangkat indeks utama ke dalam catatan.

Seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (6/1/2018), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 220,74 poin atau 0,88% menjadi 25.295,87, Indeks S&P 500 naik 19,16 poin atau 0,70% menjadi 2.743,15 dan Nasdaq Composite bertambah 58,64 poin atau 0,83% menjadi 7.136,56.

Dengan libur Hari Tahun Baru yang jatuh pada Senin pekan ini, menjadi hari perdagangan pertama yang terkuat selama satu tahun di lebih dari satu dekade untuk ketiga indeks utama, menurut data Reuters. Bagi Dow Jones, ini merupakan awal terkuat sejak 2003 dan untuk Nasdaq dan S&P 500, ini merupakan yang terkuat sejak 2006.

Perombakan pajak AS bulan lalu yang mencakup pengurangan pajak perusahaan yang besar dan kuat membantu kenaikan akhir tahun dan merupakan kemenangan legislatif besar pertama dalam agenda Presiden Donald Trump sejak menjabat setahun lalu.

Bursa saham AS pekan ini telah menambah momentum dari 2017, didorong oleh serangkaian laporan ekonomi yang kuat dari seluruh dunia dan ekspektasi untuk pendapatan kuartal keempat yang kuat, dengan ketiga indeks utama mencapai tonggak dalam beberapa hari terakhir.

Indeks Dow Jones di atas 25.000 untuk pertama kalinya pada Kamis, sementara S&P ditutup di atas 2.700 pada Rabu dan Nasdaq berada di atas 7.000 di awal pekan ini.

"Kami naik lebih dari 2% selama empat hari pertama 2018, jadi itu cukup bagus. Pasar masih bekerja untuk mengetahui implikasi pemotongan pajak dan itu memberikan beberapa kenaikan seiring dengan perkiraan ekonomi yang sudah bagus," kata Mike Baele, managing director di Bank AS, The Private Wealth Management di Portland, Oregon.

Data pekerjaan lapangan AS Desember yang lebih baik dari perkiraan juga dapat membantu Federal Reserve (The Fed) tetap berpegang pada kebijakan kenaikan suku bunga secara bertahap pada 2018, yang akan baik untuk saham.

Pertumbuhan pekerjaan AS melambat lebih dari yang diperkirakan pada Desember di tengah penurunan lapangan kerja ritel, namun kenaikan gaji bulanan menunjukkan kekuatan pasar kerja. Non-farm payrolls meningkat sebanyak 148.000 pekerjaan bulan lalu, kata Departemen Tenaga Kerja. Ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan kenaikan 190.000.

Sektor teknologi pada Indeks S&P naik sebesar 1,2% memimpin di antara 11 sektor utama S&P dengan kenaikan pada saham Microsoft (MSFT.O), Apple (AAPL.O) dan Google (GOOGL.O) yang meningkatkan indeks.

Awal yang kuat tahun ini mengikuti sebuah kenaikan mengejutkan pada 2017 yang berakhir dengan Indeks S&P 500 menguat 19,4% pada tahun ini. Sementara untuk pekan ini, Indeks Dow Jones naik 2,3%, Indeks S&P 500 naik 2,6%, dan Nasdaq naik 3,4%. Hal itu menjadi kenaikan mingguan terbesar untuk S&P dan Nasdaq sejak Desember 2016.

Di antara saham yang menurun, saham Francesca's Holdings (FRAN.O) turun 20,7%. Pembuat pakaian dan aksesoris wanita tersebut mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan akan terjadi penurunan sebesar 17% pada penjualan di toko-tokonya saat ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
14 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
21 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
44 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved