Bangun SDM Kunci Pemerataan, Sri Mulyani Alokasikan Dana Besar

Minggu, 07 Januari 2018 - 19:27 WIB
Bangun SDM Kunci Pemerataan,...
Bangun SDM Kunci Pemerataan, Sri Mulyani Alokasikan Dana Besar
A A A
MALANG - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menerangkan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran besar untuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yakni melalui pendidikan dan kesehatan. Menurutnya pembangunan SDM menjadi kunci bagi perkuatan momentum dan pemerataan kesejahteraan.

Sejak tahun 2009, sesuai amanat konstitusi, Pemerintah mengalokasikan 20% dari belanja Anggaran Pendidikan Belanja Negara (APBN) untuk pendidikan. Belanja pendidikan terus meningkat signifikan dari sekitar Rp208 triliun di tahun 2009 menjadi Rp444,1 trilliun di tahun 2018.

Di sisi pembiayaan, Pemerintah telah mendirikan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang bertugas mengelola endowment fund untuk pemberian beasiswa bagi anak bangsa dan hibah penelitian.

Jumlah penerima beasiswa LPDP yang mencapai 18.466 (hingga November 2017) yang diharapkan akan melahirkan generasi bangsa Indonesia yang mampu membawa estafet pembangunan Indonesia menuju cita-cita kemerdekaan.

Lewat media sosial resmi miliknya, Sri Mulyani menerangkan, investasi SDM kedua yakni perbaikan kesehatan. Sejak tahun 2015, alokasi anggaran kesehatan mencapai 5 persen dari APBN, untuk mendanai Program Indonesia Sehat (Jaminan Kesehatan Nasional), program KB, sertifikasi obat dan makanan, imunisasi, pencegahan stunting, dan lain-lain.

"Kini kita telah memasuki tahun 2018. Program pembangunan akan difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan agar lebih berhasil guna. Pemerintah terus mengawal agenda reformasi ekonomi termasuk pada sisi fiskal di tahun 2018," ungkapnya saat di Malang, akhir pekan kemarin.

Dia menambahkan pengelolaan APBN akan semakin diperkuat untuk mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi yang sehat pada tingkat 5,4% penurunan pengangguran menjadi 5,0-5,3% menurunkan kemiskinan hingga berada di bawah 10% serta turunnya rasio gini menjadi 0,38.

"Saya ingin mengajak agar lembaga ini terus mengawal dan membantu menciptakan cita-cita kesejahteraan masyarakat sesuai cita-cita kemerdekaan yaitu mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur dan berkesinambungan, melalui fungsi pendidikan," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Ungkap Anggaran...
Sri Mulyani Ungkap Anggaran Ini Sering Jadi Temuan BPK
DPR Setujui Anggaran...
DPR Setujui Anggaran untuk Sri Mulyani Sebesar Rp43,19 Triliun
Sri Mulyani Minta Tambah...
Sri Mulyani Minta Tambah Anggaran Langsung Disambut Pembentukan Panja
Gaji ke-13 dan THR PNS...
Gaji ke-13 dan THR PNS Berlanjut Tahun Depan, Sri Mulyani Beri Kepastian
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Corona Belum Pasti Kapan...
Corona Belum Pasti Kapan Berakhir, Sri Mulyani Siapkan Dana Darurat Rp60 Triliun
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
30 menit yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
44 menit yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
55 menit yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
1 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
1 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved