S & P Terus Reli, Wall Street Berakhir Mixed

Selasa, 09 Januari 2018 - 08:38 WIB
S & P Terus Reli, Wall...
S & P Terus Reli, Wall Street Berakhir Mixed
A A A
NEW YORK - S & P 500 memperpanjang tren penguatan di awal tahun baru 2018. Meski begitu beberapa sektor terlihat melambat seperti kesehatan dan keuangan ketika investor masih menanti laporan triwulanan.

Sektor kesehatan menjadi yang terburuk dalam indeks S&P pada perdagangan Senin, waktu setempat. Dimana investor masih berhati-hati untuk mengucurkan uang mereka ke saham perbankan sebelum laporan musiman perusahaan akhir pekan ini.

Tercatat Dow Jones Industrial Average (DJI) jatuh 12,87 poin atau setara dengan 0,05% ke level 25.283, dan indeks S & P 500 memperoleh tambahan 4,56 poin atau 0,17% menjadi 2.747,71. Sementara komposit Nasdaq meningkat 20,83 poin atau 0,29% di posisi 7.157,39.

Tiga indeks utama melompat di 2018 untuk mencetak perdagangan terkuat lebih dari satu dekade, menurut data Reuters. Dow Jones memiliki awal terkuat sejak 2003 dan Nasdaq serta S & P 500 juga telah mulai dengan raihan terbaik sejak 2006.

Secara historis, lima hari pertama perdagangan di awal Januari dapat menjadi indikator kemana arah pasar untuk setahun penuh, menurut Almanac. Di sisi lain sektor kesehatan S&P berakhir lebih rendah 0,4% sedangkan pada pekan terakhir sebelumnya naik 3,2%.

Sedangkan indeks biotek Nasdaq jatuh 1,4% untuk berada dalam jalur persentase penurunan terbesar dalam satu hari sejak pertengahan Desember. Hal ini dipimpin oleh penurunan Biogen Inc (BIIB. O) 3,7% dan kejatuhan Regeneron Pharmaceuticals Inc (REGN. O) sebesar 3,3%.

Penurunan 0,4% penurunan subsektor perbankan memberikan tekanan lebih luas kepada indeks keuangan. SPSY, yang turun 0,1%. Investor sedang menunggu untuk rincian lebih lanjut tentang dampak dari pemotongan pajak perusahaan AS terhadap pendapatan kuartal keempat.

Wells Fargo (WFC. N) dan Citigroup (C.N) jatuh lebih dari 1% sementara Goldman Sachs (GS. N) tergelincir 1,5%. Di sisi lain saham Caterpillar (CAT.N) ditutup naik 2,5% menjadi USD166.03, tepat di bawah rekor tinggi di awal hari. Saham Kohl's Corp (KSS. N) juga meningkat 4,7% setelah operator toserba mengumumkan penjualan yang kuat saat momen liburan.

Saham GoPro Inc (GPRO. O) berakhir turun 12,8% menjadi USD6.56. Volume perdagangan bursa saham AS pada perdagangan awal pekan sebesar 6,36 miliar saham, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata 6,28 miliar untuk 20 sesi perdagangan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
2 jam yang lalu
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
3 jam yang lalu
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
3 jam yang lalu
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
4 jam yang lalu
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
4 jam yang lalu
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
5 jam yang lalu
Infografis
Trump Ogah Terlibat...
Trump Ogah Terlibat Rekonstruksi Ukraina setelah Perang Berakhir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved