Kapasitas Kilang Nasional Mandek sejak 2015

Selasa, 09 Januari 2018 - 15:35 WIB
Kapasitas Kilang Nasional...
Kapasitas Kilang Nasional Mandek sejak 2015
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, hingga saat ini proyek-proyek pengembangan kilang, baik yang sifatnya refinery development master plan (RDMP) dan grass roots refinery (GRR) belum berdampak terhadap penambahan kapasitas kilang.

(Baca: Gross Split Bikin Pemerintah Pede Lelang Blok Migas Besar-besaran )

Hal itu terbukti, sejak 2015 kapasitas kilang nasional tidak kunjung mengalami peningkatan. Dari data Kementerian ESDM terlihat bahwa kapasitas kilang sejak 2015 hingga 2017 masih sekitar 1.169 ribu barel per hari. Bahkan, dalam outlook tahun ini pun kapasitas kilang masih mentok di 1.169 ribu barel per hari.

"Kapasitas kilang dan pembangunan infrastruktur, harus diakui memang dari sisi investasi saya mengatakan, ini baru inisiasi awal. Contohnya kilang, penambahan kapasitas kilang belum berdampak," kata Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Menurutnya, hal ini lantaran beberapa proyek pengembangan kilang memang baru dimulai. Misalnya, proyek RDMP kilang Balikpapan yang hingga saat ini masih proses konstruksi.

"Karena, beberapa proyek RDMP memang baru dimulai seperti di Balikpapan, mungkin di awal tahun ini. Kalau proyek yang sifatnya grass root masih dalam, seperti dengan Rosneft atau pihak swasta lainnya," ujar dia.

Beberapa proyek pengembangan kilang yang ada di Indonesia yaitu, Kilang Minyak Bontang (GRR) dengan kapasitas 300 mbcd, Kilang Minyak Tuban (GRR) dengan kapasitas 300 mbcd), RDMP Balikpapan dengan perkiraan peningkatan kapasitas 360 mbcd dari kapasitas saat ini 260 mbcd.

Kemudian, RDMP Cilacap dengan perkiraan peningkatan kapasitas 400 mbcd dari kapasitas saat ini 348 mbcd, RDMP Dumai dengan perkiraan peningkatan kapasitas 300 mbcd dari kapasitas saat ini 140 mbcd, dan RDMP Balongan dengan perkiraan peningkatan kapasitas 240 mbcd dari kapasitas saat ini 125 mbcd.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Implementasi Penurunan...
Implementasi Penurunan Harga Gas Terkendala Teknis Lapangan
Gairahkan Investasi...
Gairahkan Investasi Hulu Minyak dan Gas, Pemerintah Lelang 12 WK Migas
Lifting Migas Lemas,...
Lifting Migas Lemas, Pemerintah Tetap Optimis Capai 1 Juta Barel per Hari di 2030
Realisasi Lifting Migas...
Realisasi Lifting Migas di 2020 Capai 1.682 Mboepd
Banyak Harta Karun RI...
Banyak Harta Karun RI Belum Digarap, Terpendam di 68 Cekungan
Lifting Minyak Saban...
Lifting Minyak Saban Tahun Turun Dianggap Wajar, Ini 5 Penyebabnya
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved