Dorong Studi STEM, Sinarmas Agro Beri Beasiswa Rp2,8 M

Rabu, 10 Januari 2018 - 21:32 WIB
Dorong Studi STEM, Sinarmas...
Dorong Studi STEM, Sinarmas Agro Beri Beasiswa Rp2,8 M
A A A
JAKARTA - Indonesia membutuhkan banyak lulusan Sains, Teknologi, Teknik Mesin dan Matematika (STEM) di tengah gairah pemerintah memacu pembangunan.

Jumlah insinyur Indonesia menjadi yang terendah di ASEAN, rasio insinyur Indonesia saat ini hanya 3.038 orang per satu juta penduduk, kalah dari Myanmar 3.844 dan Vietnam 8.917 bahkan terpaut jauh dari Singapura yang mencapai 28.235 insinyur per satu juta penduduk.

Perlu upaya semua pihak, termasuk swasta, BUMN dan pihak terkait lainnya untuk membantu pemerintah mengejar ketertinggalan tersebut. Termasuk pula memenuhi kebutuhan tenaga ahli untuk pembangunan di segala bidang yang tengah dikebut saat ini. Salah satu upaya yang bisa ditempuh yakni melalui kegiatan kepedulian perusahaan (CSR).

"Melalui kepedulian perusahaan (CSR) yang berkesinambungan ini kami berharap anak-anak muda berprestasi dari pelosok Indonesia memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi dan mengejar cita-cita mereka khususnya di bidang STEM," ujar CEO Sinarmas Agro Resources And Technology (SMART) Susanto Yang, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Program ini juga diharapkan membuka kesempatan bagi para anak-anak perempuan dari desa binaan di pelosok nusantara untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke universitas, terutama di bidang-bidang studi STEM yang hingga kini masih belum banyak diambil oleh para mahasiswi.

Padahal, menurut UNESCO, jurusan STEM merupakan pekerjaan yang akan banyak dicari di masa depan (job of the future) yang dapat mendorong kesejahteraan individu dan masyarakat sekitarnya, melalui inovasi dan kreativitas.

"Karenanya kami berharap anak-anak perempuan turut terpacu mendalami STEM melalui kesempatan seperti ini," imbuh dia.

SMART sendiri kali ini menyalurkan beasiswa kepada masyarakat lokal di sekitar lokasi operasional perusahaan. Program ini akan berjalan hingga proses perekrutan terakhir di 2020 dengan total bantuan dana lebih dari Rp2,8 miliar yang diberikan kepada 40 siswa.

Pada putaran pertama, lanjut dia, beasiswa diberikan kepada enam siswa berprestasi dari Kabupaten Kapuas Hulu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Penyerahan beasiswa dilakukan di kantor perwakilan perusahaan di Pontianak, hari ini.

Ada enam siswa yang mendapatkan beasiswa, yakni Alda Elfiana dari Desa Marsedan Raya dengan jurusan kuliah Kesehatan Lingkungan, Lina dari Desa Menapar dengan jurusan kuliah Teknik Mesin, Septiana Rita dari Desa Menapar dengan jurusan kuliah Teknik Mesin.

Kemudian, Susiana Ikat dari Desa Menapar dengan jurusan kuliah Teknik Mesin, Yunus Sawang Budiman dari Desa Tua Abang dengan jurusan kuliah Teknik Pertanian, Sahrul Gunawan dari Desa Madang Permai dengan jurusan kuliah Teknik Mesin.

Masing-masing siswa memperoleh bantuan dana sebesar Rp64 juta yang akan digunakan untuk biaya kuliah, perlengkapan kuliah, dan juga biaya hidup. Selain pemberian dana, para calon siswa akan mendapatkan bimbingan belajar selama enam bulan yang meliputi persiapan tes 1-3 bulan dan uji coba seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) sebanyak tiga kali.

Hal ini dilakukan untuk membantu para calon siswa mendapatkan nilai yang cukup untuk diterima di universitas negeri setempat. "Setelah siswa diterima dan mulai berkuliah, perusahaan akan melakukan pendampingan selama 3-6 bulan untuk membantu para siswa beradaptasi," tuturnya.

Upaya peningkatan kualitas pendidikan masyarakat termasuk di daerah binaan diharapkan mampu memunculkan sumber daya manusia lokal potensial yang mendukung keberlanjutan usaha perusahaan.

Di sisi lain, program pemberian beasiswa ini menjadi ruang interaksi positif antara perusahaan dan masyarakat sekitar wilayah operasi usaha. Proses pendaftaran beasiswa tahap selanjutnya akan kembali dibuka pada Maret-April 2018.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Beasiswa Sinar Mas Agribusiness...
Beasiswa Sinar Mas Agribusiness and Food 2022 Buka Pendaftaran, Ini Syaratnya
Beli Tanah dari PT KSP,...
Beli Tanah dari PT KSP, APP Sinar Mas Bakal Bangun Pabrik di Kawasan Industri Krakatau
Gegara Ini, Laba Astra...
Gegara Ini, Laba Astra Agro Anjlok 56,22%
Sinar Mas Dukung Pembangunan...
Sinar Mas Dukung Pembangunan Science and Techno Park ITB
Sukses Jaga Pertumbuhan...
Sukses Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan, Tjiwi Kimia Raih Penghargaan dari Forbes Indonesia
Incar Gen Z, Sinar Mas...
Incar Gen Z, Sinar Mas Land Mulai Jual Properti lewat JD.ID
Berita Terkini
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
2 jam yang lalu
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
2 jam yang lalu
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
3 jam yang lalu
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
3 jam yang lalu
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
5 jam yang lalu
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
6 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved