Menutup Sesi Perdagangan Akhir Pekan, Rupiah Makin Kokoh

Jum'at, 12 Januari 2018 - 17:23 WIB
Menutup Sesi Perdagangan...
Menutup Sesi Perdagangan Akhir Pekan, Rupiah Makin Kokoh
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) menutup perdagangan, Jumat (12/1/2018) kokoh di zona hijau untuk melanjutkan tren positif sepanjang hari ini. Lonjakan mata uang Garuda hingga perdagangan sore terjadi saat USD tak berdaya lawan Yen Jepang.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah hingga sesi perdagangan sore berada di level Rp13.350/USD atau lebih baik dari penutupan sebelumnya Rp13.397/USD. Rupiah sepanjang hari ini bergerak pada kisaran level Rp13.348-Rp13.397/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg di akhir sesi hari ini bertengger ke level Rp13.353/USD atau membaik dari akhir perdagangan kemarin Rp13.400/USD. Pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp13.346-Rp13.373/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga perdagangan sore hari ini juga meningkat menjadi Rp13.350/USD. Posisi tersebut menunjukkan rupiah semakin perkasa dari penutupan kemarin pada level Rp13.397/USD.

Lompatan rupiah juga terlihat berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini, yang tertahan dalam level Rp13.362/USD. Rupiah terus melesat dari posisi akhir perdagangan Kamis kemarin, Rp13.427/USD.

Seperti dilansir Reuters, euro melonjak tinggi di atas level tertinggi 1,21 terhadap USD untuk pertama kalinya dalam tiga tahun pada perdagangan akhir pekan. Lonjakan euro seiring harapan yang berkembang bahwa Bank Sentral Eropa mengisyaratkan bersiap untuk menghentikan program stimulus moneter masifnya.

Tercatat euro melonjak 0,8% saat melawan USD di level 1,2134 atau menjadi yang terkuat sejak 31 Desember 2014, silam. Posisi tersebut membuat euro berada dalam jalur kenaikan lebih dari 1,5% sejak kemarin dan menjadi kinerja dua hari terkuat beruntun sejak Agustus.

Sementara USD mengalami tekanan saat data harga produsen A.S turun untuk pertama kalinya dalam hampir satu setengah tahun di bulan Desember, yang dapat menurunkan ekspektasi inflasi akan meningkat pada tahun 2018. Terhadap Yen Jepang, USD mencapai titik terendah dalam enam pekan di posisi 111.00.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
39 menit yang lalu
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
1 jam yang lalu
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
1 jam yang lalu
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
1 jam yang lalu
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
2 jam yang lalu
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
4 jam yang lalu
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved