Wall Street Meroket, Dow Jones Tembus di Atas Level 26.000

Kamis, 18 Januari 2018 - 07:57 WIB
Wall Street Meroket,...
Wall Street Meroket, Dow Jones Tembus di Atas Level 26.000
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin melonjak dengan Indeks Dow Jones ditutup menembus level di atas 26.000 untuk pertama kalinya karena ekspektasi investor.

Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/1/201), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 322,79 poin atau 1,25% ke level 26.115,65, Indeks S & P 500 naik 26,14 poin atau 0,94% menjadi 2.802,56 dan Nasdaq Composite bertambaj 74,59 poin atau 1,03% ke level 7.298,28.

Dow Jones juga mencapai titik tertinggi dalam perdagangan intraday. Ini sempat mencapai tonggak 26.000 pada Selasa, dalam kenaikan tercepat 1.000 poin sampai saat ini, sebelum kembali di bawah ambang batas itu.

Indeka S & P 500 mencatat rekor penutupan tertinggi. Ini telah naik 4,8% tahun ini, hanya mencatat dua sesi pelemahan. Lebih dari tiga perempat dari 36 perusahaan S & P 500 yang telah dilaporkan sejauh ini telah melampaui perkiraan pendapatan.

Prospek untuk laba masa depan juga cerah, karena tarif pajak perusahaan yang rendah telah dilunasi pada Desember. "Dengan tindakan kebijakan yang signifikan, ada pop awal di pasar, tapi kemudian ia duduk dan mencernanya," kata Brad McMillan, kepala petugas investasi Commonwealth Financial Network di Waltham, Massachusetts.

"Sekarang kita mulai mendapatkan panduan pendapatan. Pada saat itu, pasar mulai memasukkannya sebagai 'Ya, ini sebenarnya terjadi' sebagai lawan dari 'Nah, ini mungkin terjadi'," imbuhnya.

Saham Boeing melonjak 4,7% setelah perusahaan tersebut mengumumkan usaha patungan dengan pemilik Adient untuk membuat jok pesawat. Sementara, saham IBM juga naik tinggi sebesar 2,9% setelah analis Barclays menaikkan saham dua tingkat ke dan menaikkan target harga dari USD59 menjadi USD192.

Beberapa perusahaan melihat perdagangan saham mereka lebih rendah setelah laporan pendapatan dan perkiraan underwhelming. Bank-bank yang terlihat seperti Goldman Sachs dan Bank of America melaporkan hasil yang mengecewakan. Subsektor bank S & P 500 jatuh pada perdagangan intraday awal namun berakhir naik 0,6%.

Saham Bank of America turun 0,2% setelah tagihan pajak satu kali senilai USD2,9 miliar hampir separuh laba yang dilaporkan. Saham Goldman Sachs turun 1,9% setelah membukukan kerugian kuartalan pertama dalam enam tahun terkait pajak dan penurunan tajam dalam pendapatan perdagangan.

Selaim itu, saham Ford anjlok 7,0% setelah produsen mobil ini melaporkan laba setahun penuh di bawah perkiraan dan memberikan perkiraan penurunan. Sedangkan saham General Electric tergelincir 4,7%, memperpanjang kerugian dari hari sebelumnya saat mengumumkan biaya lebih dari USD11 miliar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
3 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
4 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
5 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved