Pertumbuhan PDB Korea Selatan Diperkirakan Melambat

Rabu, 24 Januari 2018 - 15:39 WIB
Pertumbuhan PDB Korea...
Pertumbuhan PDB Korea Selatan Diperkirakan Melambat
A A A
SEOUL - Pertumbuhan ekonomi Korea Selatan (Korsel) diperkirakan akan melambat secara signifikan pada kuartal keempat karena hari libur nasional pada Oktober membebani produksi pabrik.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (24/1/2018) sebuah survei Reuters terhadap 10 ekonom bahwa ekonomi Korsel diperkirakan akan tumbuh hanya 0,1% pada periode Oktober-Desember dari kuartal sebelumnya yang naik 1,5%.

Jajak pendapat yang sama menemukan bahwa pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) terlihat meningkat 3,1% pada kuartal keempat dari tahun sebelumnya, juga melambat dari pertumbuhan 3,8% pada kuartal III.

"Produksi pabrik yang lemah karena liburan panjang Chuseok (pada Oktober), tampaknya telah menekan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan," kata Lee Sang-jae, seorang ekonom di Eugene Investment & Securities.

Menurutnya, konsumsi domestik akan terus berlanjut, tapi peraturan perumahan yang lebih ketat akan berdampak negatif pada investasi modal dan konstruksi dalam tiga bulan terakhir.

produksi pabrik hampir tidak pulih pada November setelah kontrak di liburan-disingkat Oktober pada tingkat yang paling tajam sejak 2013. Korsel pada Oktober memberlakukan pembatasan kredit pada pemilik beberapa rumah untuk mengerem pinjaman pesta, mulai tahun ini.

Responden jajak pendapat mencatat bahwa ekspor yang kuat, yang telah meningkat selama 14 bulan berturut-turut, membuat pertumbuhan secara year on year sekitar 3%.

Ekspor Korsel melonjak 8,9% pada Desember dan membuat 2017 mencapai rekor tertinggi dalam hal nilai, berkat melonjaknya permintaan global atas chip memori dan petrokimia.

Pada pertemuan kebijakan Januari, Bank of Korea meningkatkan prospek pertumbuhannya menjadi 3% dari perkiraan 2,9% pada Oktober, dengan mengutip peningkatan konsumsi pribadi.

BOK mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuannya Kamis lalu setelah menaikkan mereka pada November untuk pertama kalinya dalam lebih dari enam tahun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dipicu Lonjakan Ekspor,...
Dipicu Lonjakan Ekspor, Korsel Pulih dari Resesi Ekonomi
Resesi Korsel Justru...
Resesi Korsel Justru Untungkan Indonesia, Kok Bisa?
Mendunia, tapi Drakor...
Mendunia, tapi Drakor dan Kpop Tak Mampu Selamatkan Ekonomi Korsel
Kim Jong-un Puji Ekonomi...
Kim Jong-un Puji Ekonomi Korut Meski Kondisi Keuangan Tak Pasti
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Promo Wisata Korea
Promo Wisata Korea
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Green and Smart Port, Dukung Daya Saing Industri dan Logistik
10 menit yang lalu
Prabowo Merasa Berutang...
Prabowo Merasa Berutang ke Warga Maluku saat Resmikan LNG Abadi Masela: Janji Dibayar
17 menit yang lalu
Kirim Uang ke Luar Negeri...
Kirim Uang ke Luar Negeri Lebih Hemat: Pakai BRImo dan Nikmati Cashback Rp50.000
26 menit yang lalu
5 Negara Pengirim Modal...
5 Negara Pengirim Modal Terbesar ke Indonesia, Ini Rajanya dalam 10 Tahun Terakhir
42 menit yang lalu
Era Coretax Didorong...
Era Coretax Didorong Jadi Momentum Reformasi Pemotongan Pajak Penghasilan
1 jam yang lalu
IHSG Terus Berlari ke...
IHSG Terus Berlari ke Level 6.108 hingga Akhir Sesi, Transaksi Bursa Cetak Rp13,2 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
3 Jenderal TNI Asli...
3 Jenderal TNI Asli Makassar Berkarier Moncer, Harumkan Sulawesi Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved