Kebutuhan ATC dan AFIS Masih Cukup Tinggi

Jum'at, 26 Januari 2018 - 10:04 WIB
Kebutuhan ATC dan AFIS...
Kebutuhan ATC dan AFIS Masih Cukup Tinggi
A A A
JAKARTA - Pendirian bandara baru seperti Bandara Internasional Yogyakarta Baru (NYIA) di Kulonprogo, Yogyakarta, dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka, bakal berdampak signifikan terhadapnya tersedianya peluang kerja.

Salah satunya, di bidang Air Traffic Control (ATC) dan Aerodrome Flight Information Service (AFIS). ”Jadi, seiring bermunculannya bandara-bandara perintis dan bandara baru, kebutuhan tenaga ATC dan AFIS pasti akan besar,” ujar mantan General Manager Jakarta Traffic Ser vice Center (JATSC) AirNav Indonesia Budi Hendro Setiyono di Wisma Aldiron, Jakarta, kemarin.

Menurut Budi yang juga Kepala Sekolah Aviasi Indonesia (IAS), jumlah bandara di seluruh Indonesia saat mencapai sekitar 285 bandara. Dua ratus di antaranya adalah bandara AFIS. Dari total itu, hanya 60 bandara sudah terdapat personelnya, sementara 140 bandara lainnya belum ada personelnya.

Budi menambahkan, jumlah bandara yang ada saat ini belum termasuk bandara-bandara yang masih dalam proses pembuatan. Bahkan, menurut dia, di daerah Jawa Timur saja sudah ada 5 daerah yang mengajukan pembuatan bandara baru.

”Bahkan, saya pernah dipanggil Bupati Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Dia ingin saya buat secara totally feasibility studi dan master plan untuk pembuatan bandara” ujarnya.

Yang jelas, dampak positif dari rencana pembangunan bandara di daerah-daerah ini, termasuk di Kulonprogo dan Majalengka, akan membawa dampak positif makin terbukanya peluang kerja di dunia penerbangan. Termasuk, bidang pengatur lalu lintas udara (ATC) dan AFIS.

”Yang pasti, dengan munculnya bandara-bandara baru akan ada peningkatan dari AFIS menjadi ADC Aerodrome Control Tower,” ujar Budi.

Budi menerangkan, tugas ATC tentu lebih berat ketimbang AFIS. Sebab, pengatur lalu lintas udara bertanggung jawab secara keseluruhan penerbangan, misalnya jika ada tabrakan pesawat, tabrakan dengan binatang, layang-layang, dan lain.

Sementara AFIS hanya melayani kebutuhan informasi seperti memberikan informasi cuaca, kesiapan landasan, termasuk Notam (notice to airman). ”Nah, salah satu tugas sekolah kami, IAS, adalah menyiapkan mereka menjadi profesional. Namun, soal untuk lisensi tetap harus dikeluarkan pemerintah. Lisensi itu berlaku di seluruh Indonesia. Tapi, rating berlaku di masing-masing daerah,” tegas Budi.

Di sisi lain, Presiden Direktur IAS Zulkoflie Abbas mengatakan, pihaknya sangat bersyukur lulusan IAS bisa menerapkan ilmunya di bidang penerbangan. Bahkan, belum lama ini seluruh siswa Angkatan I IAS sudah diangkat sebagai pegawai tetap di AirNav Indonesia karena kualitas yang mereka mumpuni. Kedelapan orang itu kini ditempatkan di Batam.

”Itu yang membuat kami bangga. Setidaknya, kami sudah bisa memberikan kontribusi positif bagi pengembangan sumber daya ATC dan AFIS di Tanah Air,” ujar Zulkoflie. (M Ridwan)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelajaran Berarti dari...
Pelajaran Berarti dari Kertajati
Terus Bakar Uang, Bandara...
Terus Bakar Uang, Bandara Kertajati bak Hidup Segan Mati Tak Mau
Nasib Bandara Kertajati...
Nasib Bandara Kertajati yang Sepi, Disewakan untuk Lokasi Prewedding sampai Matikan AC
Presiden Joko Widodo...
Presiden Joko Widodo Tinjau Bandara Kertajati
Kertajati Menolak Mati...
Kertajati Menolak Mati Suri, Kemenhub: 6.269 Ton Kargo Diangkut dari BIJB
Bandara Kertajati Dijual,...
Bandara Kertajati Dijual, Saudi dan India Jadi Pemegang Saham
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
46 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
11 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
11 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
12 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved