Market Pulih, PT MKP Rilis World Capital Tower di Mega Kuningan

Sabtu, 27 Januari 2018 - 14:33 WIB
Market Pulih, PT MKP...
Market Pulih, PT MKP Rilis World Capital Tower di Mega Kuningan
A A A
Kondisi market di Indonesia yang mulai membaik menjadi momen bagi PT. Mega Kuningan Pinnacle (MKP), meluncurkan project perdananya yaitu ''World Capital Tower.” Proyek prestisius yang merupakan gedung perkantoran dengan grade A premium ini terletak di Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Maikel Tanuwidjaja, selaku director of marketing menjelaskan bahwa World Capital Tower dipasarkan dengan komposisi 30% strata dan 70% leasing. Dia menjelaskan, WCT terbagi ke dalam 4 zone. Low Zone terdiri dari 18 lantai yang keseluruhannya difokuskan untuk
dijual. Sedangkan Mid Low Zone, Mid High Zone dan High Zone akan difokuskan untuk disewakan. ''Dari 210 total unit di Low Zone yang dipasarkan, saat ini hanya tersisa sekitar 10 unit,”kata Maikel dalam rilisnya.

Gedung perkantoran dengan konsep ''The Global Financial Landmark” ini akan menjadi ikon di kawasan Mega Kuningan, Jakarta.
Gedung World Capital Tower dengan tinggi mencapai 270m ini didukung dengan spesifikasi gedung bertaraf internasional. World Capital Tower memiliki elevator tercepat, dengan kecepatan mencapai 420mpm yang mampu menampung 26 orang atau setara dengan
1.800kg untuk setiap unitnya.

''Untuk total occupancy keseluruhan gedung rata-rata sudah mencapai 40%, terdiri dari beberapa sektor industri, seperti perusahaan yang bergerak di bidang IT dan komunikasi, jasa, energi, perdagangan, dan lainnya. Saat ini progress pembangunan gedung sudah mencapai 75%, dan telah memasuki tahap penyelesaian kaca façade. Para tenant ditargetkan dapat melakukan fitting out di kuartal 3 tahun 2018 dan mulai beroperasi di awal tahun 2019,”kata Leasing Manager, Ratna Andriani.

Untuk mengantisipasi keamanan para tenant dan pengunjung dari hal-hal yang tidak diinginkan maka di Gedung World Capital Tower menggunakan alat pendeteksi Bomb dan metal tercanggih untuk setiap pengunjung dan untuk barang-barang kiriman. Lobi Utama
gedung World Capital Tower menggunakan kaca setinggi 10m dan ketebalan kaca 19mm yang dilapis dengan Bomb Blass Proof material. Untuk menghilangkan suara bising dari luar dan untuk menolak panas matahari, sinar infra red dan sinar ultra violet, Façade gedung

World Capital Tower memakai Low-E Double Glass, sehingga pemakaian AC dan Listrik dapat lebih efisien dan hemat. Seperti kita ketahui bahwa Kota Jakarta dikelilingi oleh beberapa jalur gempa. Gempa bumi terakhir yang dialami adalah pada tanggal 24 Januari 2018 kemarin sebesar 6,3 skala richter, mengakibatkan keretakan dan kerusakan di beberapa gedung tinggi di Jakarta.

''Untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penghuni gedung dari terjadinya gempa, gedung ini telah didesain untuk menahan gempa sebesar 8,5 skala richter”. Sistem struktur gedung ini menggunakan Reinforced Concrete Shear Wall di tengah gedung dan menggunakan Special Concrete Moment Frames disekelilingnya, sehingga getaran-getaran gempa yang terjadi dapat diterima dengan baik dan penghuni gedung dapat merasa aman,''ujar Vincent Le, selaku direktur PT. Mega Kuningan Pinnacle.

World Capital Tower setinggi 51 lantai ini juga memiliki dekorasi dan arsitektur yang sangat elegan dan mewah. Menunjuk Hirsch Bedner Associates (HBA) sebagai interior designer, World Capital Tower akan menampilkan desain lobi yang bertaraf hotel bintang 5. Lobi
dengan luas 1800m 2 , dan tinggi 16m yang akan menjadi lobi dengan desain termewah.
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kontribusi Industri...
Kontribusi Industri Properti Terhadap PDB
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Pasar Properti Membaik,...
Pasar Properti Membaik, Industri Pendukung Properti Lakukan Ekspansi
Sektor Properti Bangkit...
Sektor Properti Bangkit di 2025, Program 3 Juta Rumah Jadi Pendorong
Industri Properti Berikan...
Industri Properti Berikan Dampak Positif ke Pasar Gipsum
Dana Kurang, Tak Ada...
Dana Kurang, Tak Ada Salahnya Pakai Konsep Rumah Tumbuh
Berita Terkini
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
7 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
13 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved