Pemerintah Keroyokan Mendata Perusahaan E-Commerce

Jum'at, 02 Februari 2018 - 19:09 WIB
Pemerintah Keroyokan...
Pemerintah Keroyokan Mendata Perusahaan E-Commerce
A A A
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan, pemerintah melalui beberapa kementerian akan keroyokan mendata perusahaan e-commerce beserta isi usaha kecil dan menengah (UKM) di dalamnya.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menjelasngkan, terkait hasil pendataan, semuanya akan dijadikan satu di Badan Pusat Statistik (BPS).

"Pendataan kebijakan pemerintah itu single data policy yaitu BPS. Kominfo, Kemendag itu sama-sama keroyokan menyiapkan formatnya, template-nya, informasi kepada BPS," kata dia Jakarta, Jumat (2/2/2018).

Menurutnya, pemerintah baru dapat mengatur e-commerce yang ada jika sudah memiliki data yang lengkap, mulai dari lokasi hingga besaran nilai di dalamnya. "Itu sudah ada, di mana dia, berapa volumenya. Tujuannya agar kita itu ambil keputusan pakai data," imbuhnya.

Rudiantara menambahkan, menyatukan data-data tersebut sangat penting agar masing-masing kementerian tidak membuat data sendiri yang akhirnya memengaruhi regulasi yang akan ditentukan.

"Jangan nanti setiap kementerian bikin data sendiri, nanti datanya enggak benar malah kebijakannya malah salah. Ini sudah mulai sama BPS," teranngnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ultah ke-6 Perusahaan,...
Ultah ke-6 Perusahaan, OrderOnline Gali Terus Masukan Pengguna
5 Perbedaan E-Commerce...
5 Perbedaan E-Commerce dan Social Commerce dalam Bisnis, Sering Dianggap Sama
Rahasia Bisnis Priahoodie...
Rahasia Bisnis Priahoodie Menjadi Star Seller di E-Commerce
5 Platform e-Commerce...
5 Platform e-Commerce yang Bisa Diandalkan untuk Bisnis Online
Solusi Omnichannel Bakal...
Solusi Omnichannel Bakal Menjadi Masa Depan E-commerce
Teknologi Live Streaming...
Teknologi Live Streaming Huawei Manjakan Pedagang E-Commerce
Berita Terkini
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
14 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
31 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
2 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved