Pulau Jawa Masih Jadi Kontribusi Terbesar Ekonomi RI 2017

Senin, 05 Februari 2018 - 16:16 WIB
Pulau Jawa Masih Jadi...
Pulau Jawa Masih Jadi Kontribusi Terbesar Ekonomi RI 2017
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa struktur perekonomian Indonesia secara spasial pada 2017 masih didominasi kelompok provinsi di Pulau Jawa, yang memberikan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 58,49%. Pertumbuhan ekonomi Indonesia sendiri pada tahun lalu mencapai 5,07%.

(Baca: Ekonomi Indonesia 2017 Ditopang Sektor Industri )

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, Jawa memang masih mendominasi kelompok provinsi yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kemudian, diikuti Pulau Sumatera yang sebesar 21,66%, dan Pulau Kalimantan yang sebesar 8,20%.

"Dan Pulau Sulawesi kontribusinya sebesar 6,11%, sisanya 5,54% berasal dari pulau lainnya," katanya di Gedung BPS, Jakarta, Senin (5/2/2018).

(Baca: BPS Ingatkan Pertumbuhan Ekonomi Tak Hanya Dialami Indonesia )

Namun demikian, jika dilihat dari distribusinya maka pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun lalu maka Pulau Sulawesi menjadi penopang tertinggi pertumbuhan ekonomi Indonesia, distribusinya mencapai 6,99%. Hal ini karena hampir seluruh provinsi yang berada di Sulawesi mengalami pertumbuhan ekonomi di atas 6%.

Untuk Pulau Jawa, distribusinya hanya sekitar 5,61%, kemudian diikuti Maluku dan Papua sebesar 4,89%, Kalimantan 4,33%, Sumatera 4,30%, serta Bali dan Nusa Tenggara sebesar 3,73%.

(Baca: Tertinggi sejak 2014, Ekonomi RI Tumbuh 5,07% Sepanjang 2017 )

"Per pulau yang paling tinggi itu Sulawesi 6,99%. Jadi, ini terjadi karena seluruh provinsi yang berada di Sulawesi itu kenaikan pertumbuhan ekonominya tinggi semua di atas 6%. Yang tertinggi di Sulsel 7,23%. Jadi, itu yang menyebabkan pertumbuhan di Sulawesi cukup tinggi," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
32 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
42 menit yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
3 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved