Mengenang Integritas Legenda Hidup Rachmat Saleh

Senin, 05 Februari 2018 - 23:41 WIB
Mengenang Integritas...
Mengenang Integritas Legenda Hidup Rachmat Saleh
A A A
JAKARTA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akan meluncurkan sejumlah buku karya para jurnalis pada acara Puncak Hari Pers Nasional (HPN) pada 9 Februari mendatang di Padang, Sumatra Barat. Salah satu buku yang akan diluncurkan dan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo merupakan revisi biografi mantan Gubernur Bank lndonesia (BI) dua periode dan Menteri Perdagangan Rachmat Saleh.

Buku yang berjudul 'Legacy Sang Legenda Kejujuran' merupakan karya wartawan senior Syafrizal Dahlan dan kawan-kawan. "Ini merupakan buku pertama dan satu-satunya yang mengisahkan perjalanan hidup dan rekam jejak komprehensif Rachmat Saleh yang pada 1 Mei 2018 nanti, berusia 88 tahun," kata Syafrizal di Jakarta, Senin (5/2/2018).

Bagi dunia perbankan nasional, baik bank sentral, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun bank-bank umum, dan bahkan di lingkup ASEAN, nama Rachmat Saleh adalah legenda hidup (the living legend). Demikian juga di dunia perdagangan, warisan karya besarnya bemanfaat besar bagi kemaslahatan orang.

Menurut Syafrizal, di tangan Rachmat Saleh, Bank Indonesia berhasil menyejajarkan diri dengan bank sentral negara maju lainnya. Bahkan, berkat dirinya juga, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) bertahan dan berkembang selama 60 tahun sebagai kawah candradimuka para bankir nasional dengan alumni lebih 100.000 bankir.

Akan tetapi, yang sangat legendaris adalah integritas dan kejujurannya. Dia mengungkapkan, integritas dan kejujuran Rachmat Saleh berada jauh di atas rata-rata orang Indonesia.

"Integritas pribadinya nyaris tanpa noda. Bahkan, persahabatan pun akan dia korbankan apabila perkawanan itu bisa mengganggu sumpah jabatan, utamanya, bersumpah tidak memberi dan menerima apa pun dari siapa pun," ujar Syafrizal. Dia melanjutkan, selama 10 tahun sebagai Gubernur Bank Indonesia (1973-1983), nyaris tidak sekalipun dia mengadakan jumpa pers, dan apalagi wawancara khusus.

Sementara selama lima tahun menjabat Menteri Perdagangan (1983-1988), juga tidak diwarnai banyak pemberitaan yang bersumber langsung dari dirinya. "Dia berbeda dengan kebanyakan pejabat masa itu, yang umumnya banyak bicara serta sering mengadakan kegiatan dengan liputan pers yang luas," urainya.

Rachmat Saleh juga terbukti telah mampu membereskan banyak sekali persoalan rumit selama dia mengabdi. Lebih lanjut Syafrizal menuturkan, PWI meluncurkan buku Legacy Sang Legenda Kejujuran Rachmat Saleh bukan saja karena biografi tersebut merupakan karya wartawan senior untuk memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN), tetapi juga karena tokoh yang pantas diteladani kejujurannya sudah semakin langka.

"Dengan diluncurkan pada Hari Pers Nasional, buku ini diharapkan dapat memberikan dampak publikasi yang massif," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Indonesia dan Iran Sepakat...
Indonesia dan Iran Sepakat Perkuat Perdagangan
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Kemendag Akan Terus...
Kemendag Akan Terus Genjot Perdagangan Indonesia-UEA
BI Apresiasi Dukungan...
BI Apresiasi Dukungan Kemendag Jaga Stabilitas Moneter
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
48 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Pengadilan China Melelang...
Pengadilan China Melelang 100 Ton Buaya Hidup Rp9,2 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved