Pemprov Jateng Dorong Aplikasi Produk UMKM

Selasa, 06 Februari 2018 - 14:36 WIB
Pemprov Jateng Dorong...
Pemprov Jateng Dorong Aplikasi Produk UMKM
A A A
SEMARANG - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi rakyat yang bisa diperhitungan. Terbukti, di tengah gejolak ekonomi gobal, sektor UMKM mampu bertahan.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus mendorong masyarakat berwirausaha di berbagai bidang. Karena, potensi UMKM yang ada di Jateng akan meningkatkan usaha rakyat.

"Bahkan, saat krisis ekonomi 1998 melanda, UMKM mampu bertahan di tengah guncangan ekonomi global," kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat Dialog Interaktif "Mas Ganjar Menyapa" yang digelar MNC Trijaya 89.8 FM Semarang, di rumah dinas Puri Gedeh, Semarang, Jateng, Selasa (6/2/2018).

Dialog interaktif bertajuk UMKM, dari Rakyat untuk Jateng itu, Ganjar menyebutkan, potensi UMKM yang tersebar di Jateng dengan produk yang didominasi batik, makanan, dan kerajinan tangan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 900 ribu orang, dengan perputaran uang UMKM mencapai kurang lebih Rp153 triliun.

Pihaknya mengkalim bahwa reformasi birokrasi yang digulirkan Pemprov Jateng sudah berjalan, termasuk di sektor UMKM. "Para pelaku UMKM adalah orang-orang yang berdikari sehingga perlu mendapat perhatian pemerintah. Salah satunya, keberadaan UMKM Center di Kota Semarang," kata dia.

Selain bisa menjual produknya di UMKM Center, para pelaku UMKM diharapkan bisa memberikan penjelasan berbagai informasi mengenai pengembangan, kemasan produk, akses permodalan dan lainnya.

"Banyak orang yang belum mengetahui bahwa ada fasilitas bagi pelaku UMKM di setiap dinas. Jika ada masalah-masalah seputar UMKM, mereka bisa datang ke kantor dinas terkait untuk berkonsultasi," terang Ganjar.

Gubernur mengatakan, ada lima hal penting dalam pengembangan UMKM. Yakni permodalan, kemasan, legalitas produk, dan SDM. Sehingga Pemprov Jateng terus mendorong lima aspek tersebut, salah satunya melalui aplikasi produk UMKM bernama Sadewa Market.

Aplikasi berbasis android tersebut sudah mengakomodasi sekitar 800 pelaku UMKM se-Jawa Tengah, selain itu untuk produk pertanian ada aplikasi Regopantes.com dan Eragano.com.
Sektor UMKM dengan beragam produknya, diyakini mampu memberikan dorongan dan membangun kemandirian perekonomian rakyat. "Sedangkan dari sisi pemasaran nonkonvensional bisa dilakukan melalui pameran-pameran yang diselenggarakan pemerintah di berbagai event," imbuhnya.

Selain itu, pemerintah juga membantu para UMKM mengakses permodalan. Di antaranya bantuan Kredit Mitra Jateng 25, Jamkrida, dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan kucuran kredit bunga rendah tanpa jaminan tersebut, para pelaku UMKM diharapkan mereka tidak kesulitan memperoleh modal guna mengembangkan usaha.

Data Badan BPS Jateng 2017 menyebutkan, jumlah usaha atau perusahaan di Jateng mencapai 4,17 juta. Sebanyak 4,13 juta atau 98% merupakan usaha mikro kecil dan lainnya adalah usaha menengah besar.

Sementara, berdasarkan periode sensus ekonomi 2016 yang dilaksanakan 2017, BPS Jateng telah melakukan pendataan usaha termasuk UMKM terkait dengan struktur pendekatan pengeluaran prospek dan kendala usaha.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
PNM Dinilai Sukses Dongkrak...
PNM Dinilai Sukses Dongkrak Ekonomi Perempuan Indonesia
Gojek Bantu Kembangkan...
Gojek Bantu Kembangkan 100.000 UMKM di Tengah Pandemi
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun...
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM
Bupati dan Kapolres...
Bupati dan Kapolres Simalungun Dorong UMKM Berinovasi Bangkitkan Ekonomi
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
3 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
3 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Diskon Bayar PBB-P2 Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved