Dana Subsidi Sawit Didorong Fokus ke Pelatihan Tenaga Kerja

Rabu, 07 Februari 2018 - 18:24 WIB
Dana Subsidi Sawit Didorong...
Dana Subsidi Sawit Didorong Fokus ke Pelatihan Tenaga Kerja
A A A
PONTIANAK - Dana sawit yang berupa subsidi dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ke beberapa perusahan sawit skala besar didorong agar juga diperuntukkan ke pelatihan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor perkebunan sawit. Usulan ini disampaikan oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri Nasional (Kadin) Kalimantan Barat (Kalbar) Santyoso Tio.

"Kedepannya kami usul atau himbau dana tersebut setengahnya paling tidak dapat diberikan ke Pemda dan perusahaan sawit yang telah bekerja sama untuk pengembangan keterampilan dan peningkatan skill tenaga kerja di sektor sawit, dari tenaga kerja lapangan sampai manajemen," kata Santyoso kepada SINDOnews.com di Pontianak, Rabu (7/2/2018).

Menurut Kalbar memiliki potensi besar dengan kebun sawit terluas di Indonesia, namun masih sangat membutuhkan peningkatan dan profesionalitas pekerja di perkebunan sawit. "Dengan SDM yang berkualitas dan profesional, tentu produksi sawit dan pengelolaan akan semakin baik, dan ini sudah berjalan seperti di Malaysia," paparnya.

Seperti diketahui, tahun lalu lima perusahaan sawit berskala besar mendapatkan subsidi dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dengan total mencapai Rp7,5 triliun sepanjang Januari hingga September 2017.

Lima perusahaan sawit itu terdiri dari Wilmar Group, Darmex Agro Group, Musim Mas, First Resources, dan Louis Dreyfus Company (LDC). "Yang sudah berjalan biarkanlah, tetapi ke depan baiknya fokus dulu ke pelatihan sumber daya manusianya," kata Santyoso.

Lebih lanjut Ia menambahkan, selain sektor sawit, tenaga kerja Kalbar di sektor lain juga sangat perlu untuk dikembangkan. Ia mencontohkan seperti perikanan, pertambangan dan jasa.

Selain peningkatan profesionalitas, kebijakan yang pro rakyat dengan memberikan stimulus-stimulus dan kemudahan perijinan terang Santyoso akan sangat membantu usaha rakyat. "Bila semua sektor bergerak tumbuh, diperkuat lagi dengan kemampuan SDM, ini tentu akan meningkatakan sumber pendapatan negara," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komitmen YIDH Dukung...
Komitmen YIDH Dukung Pelaksanaan Peta Jalan Menuju Sawit Berkelanjutan di Aceh
Sejumlah Masalah yang...
Sejumlah Masalah yang Bikin Pengusaha Sawit dan Masyarakat Tidak Akur
Aspekpir Kolaborasi...
Aspekpir Kolaborasi Buat Film Dokumenter Desa Transmigrasi Sawit
Pengolahan yang Baik...
Pengolahan yang Baik Jadikan Limbah Cair Pabrik Sawit Bernilai Ekonomi Tinggi
Perkebunan Sawit Berkelanjutan...
Perkebunan Sawit Berkelanjutan Tumbuhkan Ekonomi Desa Terpencil
Wujudkan Perkebunan...
Wujudkan Perkebunan Berkelanjutan, SPKS Dorong Kemitraan Usaha dengan Petani
Berita Terkini
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
8 menit yang lalu
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
8 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
8 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
9 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
12 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
12 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved