Peluang Baru Menggenjot Ekspor melalui Ekonomi Kreatif

Kamis, 15 Februari 2018 - 14:24 WIB
Peluang Baru Menggenjot...
Peluang Baru Menggenjot Ekspor melalui Ekonomi Kreatif
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, pemerintah Indonesia memiliki peluang untuk terus menggenjot nilai ekspor melalui sektor ekonomi kreatif. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, sektor ekonomi kreatif diminati oleh pasar ekspor non tradisional yang selama ini menjadi target pasar.

"Tren ekonomi kreatif diminati pasar non tradisional. Intinya kita harus mampu eksplorasi kebutuhan pasar non tradisional, apa saja," ujarnya di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Menurut Suhariyanto, pemerintah perlu melakukan diversifikasi produk ekspor Indonesia, tidak lagi hanya mengandalkan sektor lama seperti komoditas yang harganya belum beranjak signifikan.

"Harus ada strategi diversivikasi produk karena kalau kita lihat ekspor didominasi komoditas. Sehingga, kita perlu meningkatkan nilai tambah (komoditas) karena bisa meningkatkan (nilai) ekspor dan buka lapangan kerja," katanya.

Suhariyanto menambahkan, nilai ekspor pada Januari 2018 yang mencapai USD14,46 miliar atau turun 2,81% dibandingkan Desember 2017 disebabkan ekspor barang komoditas seperti pertanian dan pertambangan menurun.

"Ekspor Januari 2018 turun 2,81% dibandingkan Desember 2017 disebabkan ekspor pertanian dan tambang turun (dibandingkan Desember 2017). Tapi, industri pengolahan kita naik, saya pikir wajar komoditas alami penurunan," pungkasnya.

Adapun, nilai ekspor pertanian pada Januari 2018 sebesar USD260 juta, turun 6,76% dibandingkan Desember 2017. Sementara dibandingkan Januari 2017 juga turun 8,27%. Untuk ekspor pertambangan pada Januari 2018 sebesar USD2,35 miliar, turun 12,20% dibandingkan Desember 2017. Sedangkan dibandingkan Januari 2017 naik 19,64%.

Untuk industri pengolahan tercatat sebesar USD10,56 miliar, naik 1,46% dibandingkan Desember 2017. Sementara dibandingkan Januari 2017 juga meningkat mencapai sebesar 6,85%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Mendag Sebut Top 10...
Mendag Sebut Top 10 Destinasi Ekspor Utama RI Tumbuh 71,65%
Ekspor Nonmigas Maret...
Ekspor Nonmigas Maret Cetak Rekor, Mendag: Bukti Perbaikan Ekonomi
6 Barang Paling Banyak...
6 Barang Paling Banyak Diimpor Indonesia dari Israel di 2024
China Percantik Data...
China Percantik Data Ekspor, Kredibilitas Dipertanyakan
Membaiknya Ekspor-Impor...
Membaiknya Ekspor-Impor Tandai Pulihnya Ekonomi Domestik
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
5 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
5 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
6 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
6 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
6 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
7 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved