Pupuk Indonesia Jamin Stok Pupuk Nasional Aman

Kamis, 15 Februari 2018 - 21:09 WIB
Pupuk Indonesia Jamin...
Pupuk Indonesia Jamin Stok Pupuk Nasional Aman
A A A
GRESIK - PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan stok pupuk subsidi secara nasional aman di musim tanam awal 2018. Pihak perusahaan juga telah mengkoordinir para produsen pupuk yang merupakan anak usaha untuk mempercepat proses penyaluran pupuk, khususnya tingkat distributor.

“Dari sisi stok, secara nasional aman. Kami sudah menyiapkan stok di gudang-gudang lini 2 dan 3 melebihi ketentuan pemerintah. Sehingga, cukup untuk menghadapi musim tanam," jelas Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia Achmad Tossin Sutawikara dalam keterangan resmi, Kamis (15/2/2018).

Lebih lanjut Ia juga menerangkan, pihaknya akan mempercepat proses pengiriman dari gudang-gudang tersebut ke distributor dan kios, agar pupuk bisa diterima petani tepat waktu. Para distributor dan pemilik kios harus segera menebus pupuk sesuai dengan alokasinya sehingga tidak terlambat diterima petani.

Tossin menambahkan, mengantisipasi kebutuhan petani yang tidak tercantum dalam RDKK juga tidak memperoleh alokasi pupuk bersubsidi. Maka, pihaknya menugaskan kepada para produsen pupuk mewajibkan distributornya agar menyiapkan stok pupuk non subsidi di setiap kios. “Setiap kios harus mempunyai stok pupuk non subsidi jenis urea dan NPK,” tegasnya.

Dijelaskan olehnya, total stok nasional saat ini cukup untuk kebutuhan sebulan ke depan. Total stok pupuk hingga 25 Januari 2018, secara nasional di lini tiga dan empat, atau di gudang serta kios sebesar 1.148.568 ton.

Jumlah tersebut dua kali lipat dari ketentuan stok yang ditetapkan pemerintah yaitu 581.161 ton. Jmlah ini belum termasuk dengan stok yang terdapat di gudang pabrik tingkat provinsi. Adapun rincian stok nasional di lini tiga dan empat yang terdiri dari 403.360 ton Urea, 374.725 ton NPK, 151.308 ton SP-36, 130.155 ton ZA, dan 88.898 ton organik.

“Sedangkan realisasi penyaluran hingga 24 Januari sebesar 294.792 ton untuk urea, 47.722 ton untuk SP36, 64.953 ton pupuk ZA, dan 114.853 ton pupuk NPK. Dalam penyaluran pupuk bersubsidi ini, kami menjalin kerjasama dengan dinas-dinas pertanian di daerah agar distribusi bisa tepat waktu dan tepat sasaran,” tukas Tossin.

Lebih lanjut Tossin mengungkapkan bahwa Pupuk Indonesia telah melakukan langkah-langkah khusus di beberapa daerah yang berpotensi mengalami hambatan distribusi. Termasuk pengamanan stok di daerah Aceh dan Sumatera Bagian Utara yang terdampak dari tidak beroperasinya pabrik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM).

“Kami mengirimkan stok dari produsen pupuk lain, yaitu Pupuk Sriwidjaja, Pupuk Kaltim dan Pupuk Kujang, untuk memenuhi kebutuhan di wilayah tanggung jawabnya PT PIM,” ungkap dia.

Bahkan, lanjut Tossin, sejumlah daerah lain proses distribusi juga terus dipercepat guna mencegah kekosongan stok. saat ini Pupuk Indonesia memiliki Gudang lini satu berkapasitas 567.400 ton, gudang lini dua dan lini tiga sebanyak 652 unit berkapasitas 2.981.078 ton yang tersebar di seluruh daerah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Polisi Ringkus 4 Tersangka...
Polisi Ringkus 4 Tersangka Penyelewengan Pupuk Subsidi di Pandeglang
PI Bekukan Kios Nakal...
PI Bekukan Kios Nakal yang Mainkan Pupuk Subsidi
Pupuk Indonesia ke 202...
Pupuk Indonesia ke 202 Distibutor: Optimalkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi
Pupuk Indonesia Bukukan...
Pupuk Indonesia Bukukan Kinerja Positif di Tengah Pandemi
Stok Pupuk Nasional...
Stok Pupuk Nasional Jelang 2025 Capai 1,4 Juta Ton
Ada Perang Rusia-Ukraina,...
Ada Perang Rusia-Ukraina, Stok Bahan Baku Pupuk Indonesia Masih Aman
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
17 menit yang lalu
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
1 jam yang lalu
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
1 jam yang lalu
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
1 jam yang lalu
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
3 jam yang lalu
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved