Gemar Revisi DIPA, Sri Mulyani Ancam Stop Anggaran K/L

Rabu, 21 Februari 2018 - 13:06 WIB
Gemar Revisi DIPA, Sri...
Gemar Revisi DIPA, Sri Mulyani Ancam Stop Anggaran K/L
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengancam akan memotong bahkan menyetop anggaran negara untuk kementerian dan lembaga (K/L), yang sering merevisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

(Baca: Sri Mulyani Kesal Banyak K/L Sering Revisi Perencanaan Anggaran )

Menurutnya, revisi perencanaan anggaran yang terlalu sering menandakan kementerian ataupun lembaga tidak serius saat melakukan penyusunan anggaran.

Dia mengatakan, pada tahun lalu setidaknya ada 52.400 revisi DIPA yang diajukan kementerian dan lembaga. Padahal, jumlah satuan kerja (satker) yang ada di K/L hanya berjumlah sekitar 26.000 unit.

"Saya minta Dirjen Anggaran dan Dirjen Perbendaharaan, selain saya berikan prestasi, tahun depan saya akan lakukan punishment saja. Yang lakukan revisi sangat sering, tahun depan tidak usah dikasih anggaran," katanya di Gedung Dhanapala Kemenkeu, Jakarta, Rabu (21/2/2018).

(Baca: Kini Penggunaan Anggaran K/L Pakai Kartu Kredit )

Sri Mulyani menganggap, hukuman tersebut cukup adil untuk diberikan kepada kementerian dan lembaga. Sebab, jika mereka saja tidak serius merencanakan anggaran maka untuk apa negara memberikan anggaran kepada kementerian atau lembaga tersebut.

"Fair kan? Anda tidak bisa merencanakan anggaran, kenapa saya harus kasih anggaran. Merencanakan saja tidak bisa kenapa saya harus kasih anggaran. Benar enggak?" jelasnya.

Selain akan memberikan penghargaan kepada K/L yang perencanaan anggarannya bagus, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga mengaku akan mengumumkan daftar K/L yang paling sering merevisi anggaran serta rekam jejak (track record) Satker di K/L selama 10 tahun kebelakang. Hal ini sebagai efek jera kepada mereka agar ke depan menjadi lebih baik lagi.

"Kita memberikan penghargaan, tapi di Indonesia kadang lebih efektif memberi rasa malu. Penghargaan kayak sudah tumpul saja, tapi kalau memberikan rasa malu itu lebih efektif. Orang enggak mau malu, selain efektif juga anggaran saya potong," tutur dia.

Dia menerangkan, APBN merupakan uang rakyat yang dikumpulkan satu demi satu untuk kemakmuran rakyat. Maka, penggunaan anggaran tersebut pun harus dilakukan secara baik dan didesain secara benar.

"Janji itu harus dipenuhi, dan kita harus kerja keras merencanakan secara baik, desain program secara benar. Sehingga, Anda tahu betul kalau dapat Rp10 miliar, Rp100 miliar, Rp1 triliun, Rp100 triliun itu untuk program prioritas pembangunan dan bisa dieksekusi. Rapi prosesnya, rapi perencanaan, akuntabilitas, hasilnya bagus untuk rakyat. Itu yang disebut mengurus negara dengan benar," tutur Menkeu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sah! Anggaran Kementerian...
Sah! Anggaran Kementerian Keuangan Dipangkas Rp8,9 Triliun
Kementerian Keuangan...
Kementerian Keuangan Tambah Anggaran Rp11 Triliun untuk Penambahan Dana Bansos
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Kemenkeu Ajukan Tambahan...
Kemenkeu Ajukan Tambahan Anggaran Rp43,307 T di 2021, Buat Apa?
Jelang Tutup Tahun 2025,...
Jelang Tutup Tahun 2025, Sisa Anggaran MBG Masih Rp18,1 Triliun
Jokowi Minta Para Menteri...
Jokowi Minta Para Menteri Tiru Kementerian PUPR, Belanja Anggaran di Awal Tahun
Berita Terkini
Gaji ke-13 Sudah Cair...
Gaji ke-13 Sudah Cair ke 5,5 Juta Penerima, Pemerintah Kucurkan Rp24,05 Triliun
34 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Longsor ke Level 5.941, Transaksi Tembus Rp25,1 Triliun
1 jam yang lalu
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
1 jam yang lalu
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
2 jam yang lalu
Cashback Rp300.000,...
Cashback Rp300.000, Transaksi Harian Makin Untung Menggunakan Kartu Kredit MNC Bank
3 jam yang lalu
Melebarkan Sayap Internasional,...
Melebarkan Sayap Internasional, Pegadaian Cetak Kinerja Positif di Timor Leste
3 jam yang lalu
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved