Kuasa Tanah Ulayat Membuat Investor Sulit Berinvestasi

Sabtu, 24 Februari 2018 - 23:17 WIB
Kuasa Tanah Ulayat Membuat...
Kuasa Tanah Ulayat Membuat Investor Sulit Berinvestasi
A A A
PADANG - Bank Indonesia (BI) menyatakan, sebidang tanah yang terdapat hak ulayat masyarakat hukum adat tertentu atau biasa disebut tanah ulayat masih berkuasa di Sumatra Barat.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sumatra Barat, Endy Dwi Tjahjono mengatakan, dengan kuatnya peran tanah ulayat ini membuat para investor sulit dalam berinvestasi.

"Di sini wilayahnya, daerahnya dikuasi tanah ulayat. Tidak bisa dialihkan untuk investasi, susah, ketua adat jaga tanah adat," ujarnya di Padang, Sumatra Barat, Sabtu (24/2/2018).

Menurut Endy, investor sudah melakukan upaya secara terus-menerus untuk mendekati para pemilik tanah ulayat yang ada, namun tetap sia-sia.

"Ada berbagai pengajuan kerja sama tanah ulayat dan investor. Hasilnya tidak bisa menembus para pemangku adat," katanya.

Sementara, Endy menjelaskan, lahan di Sumatera Barat khususnya yang diperuntukkan bagi sektor pertanian sudah tidak bisa dikembangkan lagi.

"Yang sudah ada, sebagian sudah ditanami sawit, sawah segala macam, tapi kalau lihat tanaman pangan produksi yang melimpah yakni bawang merah," tutur dia.

Adapun Sumatera Barat memiliki potensi di sektor pertanian, namun tidak ada penambahan nilai atas produk yang dihasilkan karena kurangnya proses hilirisasi. "Pertanian bagus, tapi nilainya tidak tambah," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
21 menit yang lalu
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
37 menit yang lalu
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
59 menit yang lalu
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
1 jam yang lalu
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
1 jam yang lalu
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
2 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved