Gihon Telekomunikasi Tawarkan Saham Perdana Rp1.100-Rp1.300/Saham

Jum'at, 02 Maret 2018 - 11:38 WIB
Gihon Telekomunikasi...
Gihon Telekomunikasi Tawarkan Saham Perdana Rp1.100-Rp1.300/Saham
A A A
JAKARTA - PT. Gihon Telekomunikasi Indonesia melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO). Jumlah yang ditawarkan sebanyak-banyaknya 200 juta saham atau sebesar 33,49% dari modal ditempatkan dan disetor dengan nilai nominal Rp100 per saham. Saham yang ditawarkan melalui IPO ini seluruhnya merupakan saham baru yang berasal dari portepel dengan harga penawaran Rp1.100-Rp1.300 per saham.

Dana yang diperoleh dari penawaran umum saham perdana ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk pelunasan pinjaman dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), modal kerja operasional, serta belanja modal yang berkaitan dengan pembangunan sites telekomunikasi baru guna perluasan dan penambahan portofolio menara.

Direktur Utama Gihon Telekomunikasi Rudolf P Nainggolan mengatakan, potensi pertumbuhan perusahaan penyewaan menara telekomunikasi independen dapat meningkat karena para operator utama seperti Telkomsel, XL Axiata dan Indosat Ooredoo tidak berfokus dalam membangun menara tambahan. "Operator tersebut mengalihkan pembangunan menara ke perusahaan menara independen untuk mengurangi biaya belanja modal mereka," ujarnya di Jakarta, Jumat (2/3/2018).

Rudolf yakin hampir seluruh pertumbuhan menara baru akan diarahkan ke perusahaan menara independen. Secara umum, kolokasi pada menara yang dimiliki oleh perusahaan menara independen lebih tinggi dibandingkan kolokasi yang dimiliki perusahaan telekomunikasi. "Terutama karena status independen dari perusahaan menara independen," pungkasnya.

Pada aksi korporasi ini, perusahaan menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Perusahaan dan penjamin pelaksana emisi efek merencanakan periode bookbuliding pada 28 Februari-12 Maret 2018 dan pencatatan saham di Bursa Efek lndonesia direncanakan pada 9 April 2018.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mas Erick Tolong Dong...
Mas Erick Tolong Dong Segerakan IPO BUMN Sektor Telekomunikasi
Perusahaan BUMN Sektor...
Perusahaan BUMN Sektor Kesehatan dan Telekomunikasi Bersiap IPO, Ini Profilnya
Wamen BUMN: Anak Usaha...
Wamen BUMN: Anak Usaha Telkom Bakal Melantai di Bursa Saham Tahun Depan
25 Tahun Listing, Kapitalisasi...
25 Tahun Listing, Kapitalisasi Pasar Telkom Tumbuh Hingga 12 Kali
Jangkau Semua Wilayah...
Jangkau Semua Wilayah di Indonesia, SPL dan Protelindo Siapkan Teknologi HAPS
Edgepoint Bangun 15.000...
Edgepoint Bangun 15.000 Menara Telekomunikasi di Malaysia, Indonesia, Filipina
Berita Terkini
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
16 menit yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
1 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
1 jam yang lalu
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
2 jam yang lalu
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
3 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved