Jokowi Puji Produktivitas Jagung Lamongan

Kamis, 08 Maret 2018 - 23:16 WIB
Jokowi Puji Produktivitas...
Jokowi Puji Produktivitas Jagung Lamongan
A A A
LAMONGAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pujian terhadap produktivitas jagung di Lamongan yang dapat mencapai 10,6 ton per hektare. Pujian ini dilontarkan saat memberikan sertifikat kepada 5.750 warga di lima kabupaten yang terpusat di Lamongan.

“Di Lamongan ini rupanya tanahnya bagus dan mampu menghasilkan jagung yang luar biasa. Rata-rata produktivitas jagung di Lamongan bisa mencapai 10,6 ton per hektare. Padahal di tempat lain hanya antara 6 hingga 7 ton per hektare saja," ujar Jokowi saat memberikan sambutan di Alun-alun Lamongan, Kamis (8/3/2018).

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang berkesempatan memberikan sambutan juga melontarkan pujian kepada Bupati Lamongan Fadeli. Bahkan, politisi Demokrat itu sempat menyebut, bila Bupati Fadeli sebagai Bupati Jagung.

“Kami apresiasi Pak Bupati Lamongan yang mampu menaikkan rata-rata produktivitas dari sebelumnya 6.5 ton perhektare menjadi 8,9 ton perhektare. Bahkan di kawasan percontohan rata-rata produktivitasnya mencapai dari 10,6 ton perhektare,“ tukasnya.

Dalam upaya mencapai target menerbitkan 7 juta sertifikat tahun ini, Jokowi juga melontarkan sindiran terkait telah diterimanya sertifikat oleh warga. “Saya minta sertifikatnya diangkat tinggi-tinggi, biar kelihatan. Bahwa 5.750 sertifikat sudah benar-benar diserahkan kepada rakyat. Supaya tidak seremonial, hanya kepada 12 orang saja,“ ujarnya.

Tidak cukup di situ, Presiden Jokowi kemudian menceritakan ikhwal kengototannya agar semua bidang tanah di Indonesia sudah bersertifikat pada 2025. Alasannya, supaya sengketa lahan yang selama ini menjadi sumber konflik di daerah-daerah, tidak terjadi lagi.

Sebab, kerap kali, perselisihan lahan membuat permusuhan dalam keluarga. “Tahun lalu Pak Menteri (Sofyan Djalil) saya targetkan bisa merampungkan 5 juta sertifikat. Jika tidak tercapai, pilihannya cuma dua, dicopot atau diganti,“ katanya.

Atas dasar itulah, Presiden Jokowi mewanti-wanti, agar sertifikat yang sudah diterima, dijaga dan dimanfaatkan dengan bijak. Bahkan, disimpan yang rapi dalam wadah plastik agar tidak cepat rusak. Kemudian di foto copy agar jika hilang, mudah pengurusannya.

Bahkan, masih kata Jokowi, sertifikat yang sudah diterimakan, dapat digunakan sebagai agunan untuk pinjaman. Namun, pinjaman itu jangan sampai digunakan untuk kegiatan konsumtif seperti membeli mobil atau sepeda motor. “Ada baiknya, saya menyarankan agar digunakan untuk modal usaha. Kemudian hasil keuntungan dari usaha itu baru untuk membeli kebutuhan,” katanya lagi.

Sedangkan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil menyatakan, bila sebanyak 5.750 sertifikat yang dibagikan itu untuk lima kabupaten. Yakni Lamongan sebanyak 1.500, Gresik 1.500, Bojonegoro 1.500, Tuban 750 dan Sidoarjo 500. “Kami menargetkan di tahun 2023, seluruh tanah di Jawa Timur sudah bersertifikat,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Bersepatu Kets, Begini...
Bersepatu Kets, Begini Penampilan Jokowi Saat Menanam Jagung Bersama Petani Sorong
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
1 Jam Pertemuan Dubes...
1 Jam Pertemuan Dubes Belanda dengan Jokowi, Ini yang Dibicarakan
Ketika Ketum MUI Panggil...
Ketika Ketum MUI Panggil Jokowi Insinyur Haji Muhammad Joko Widodo
Banjir Ucapan Selamat...
Banjir Ucapan Selamat Ultah, Jokowi: Saya Hanya Bisa Mengucap Syukur
Berita Terkini
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
49 menit yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
1 jam yang lalu
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
1 jam yang lalu
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
1 jam yang lalu
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
2 jam yang lalu
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
2 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved