Budi Karya Ajak Santri Menjadi Pilot

Sabtu, 10 Maret 2018 - 04:14 WIB
Budi Karya Ajak Santri...
Budi Karya Ajak Santri Menjadi Pilot
A A A
GRESIK - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengajak para santri untuk menjadi pilot. Syaratnya, para lulusan pesantren mengikuti Diklat Transportasi dan Program Beasiswa dari Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Kementerian Perhubungan.

"Nantinya, lulusan pesantren semakin banyak pilihannya. Tidak hanya menjadi pengajar atau pendidik di lembaga pendidikan, melainkan juga bisa menjadi pilot," ungkapnya saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di Pondok Pesantren Darut Taqwa, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur, Jumat (9/3/2018).

Kepada ratusan santri pesantren yang diasuh KH Ainun Muttaqin yang sedang istighosah, mantan Dirut Angkasa Pusa II itu menambahkan, selama ini yang bersaing dalam dunia transportasi sangat minim dari kalangan pesantren. Karenanya, dbuka peluang bagi lulusan pesantren.

"Kami tegaskan, program PSDM bukan hanya siswa-siswa perkotaan saja, tetapi juga membuka ruang bagi lulusan pesantren. Sebab, santri adalah potensi bangsa yang harus dirawat," ungkapnya.

Dijelaskan, ada dua macam pelatihan. Pendidikan formal yang ditempuh selama empat tahun, para siswa mendapatkan strara tentu. Kemudian pendidikan non formal terbuka bagi yang sudah lulus namun belum bekerja. Diklat akan ditempuh selama dua minggu, kemudian bisa ditempatkan bekerja di terminal, stasiun dan bandara.

Saat ini, masih kata Budi Karya, pihaknya sudah menerima 54 lulusan pesantren yang bersedia mengikuti diklat transportasi. Harapannya setelah mengikuti dari diklat tersebut, para santri bisa bekerja di dunia transportasi.

"Ini masih pesantren di Jawa Barat, karena itu kami berharap di Jawa Timur yang banyak pesantrennya harus mendelegasi santrinya," jelasnya.

Karena itu, Budi Karya berpesan kepada pengasuh pesantren seluruh Indonesia untuk dapat mengirim sehingga dapat ikut berkompetisi. Sehingga, para santri bisa berkesempatan berkarir dalam dunia transportasi.

Sementara itu, pengasuh Ponpes Darut Taqwa KH Ainun Mutaqqin menyambut baik atas dibukanya peluang bagi santri melanjutkan pendidikan di dunia transportasi. Sehingga, tidak semua lulusan pesantren hanya bisa menjadi ahli agama, melainkan bisa berkarir dalam jenjang yang lebih tinggi.

"Saya sangat mendukung apa yang menjadi program bapak menteri, terlebih memang dari santri tidak harus menjadi tokoh agama, melainkan bisa menjadi pilot dan karir lainnya," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pendidikan Vokasi Dinilai...
Pendidikan Vokasi Dinilai Belum Jawab Kebutuhan Industri
Persiapkan SDM Unggul,...
Persiapkan SDM Unggul, Kemenhub Kini Punya Program Studi Magister Terapan
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Ditjen Pendidikan Vokasi...
Ditjen Pendidikan Vokasi Siapkan SDM Terampil untuk Industri Ritel
Berita Terkini
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
10 menit yang lalu
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
23 menit yang lalu
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
1 jam yang lalu
Seskab Teddy Beberkan...
Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
1 jam yang lalu
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
1 jam yang lalu
Tutup Akun Kredivo via...
Tutup Akun Kredivo via Link Sembarangan? Awas Risiko Phishing
1 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved