BI Sepakati Kerja Sama Bidang Pendidikan dengan Unida

Senin, 12 Maret 2018 - 23:01 WIB
BI Sepakati Kerja Sama...
BI Sepakati Kerja Sama Bidang Pendidikan dengan Unida
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) dan Universitas Darussalam Gontor (Unida) menyepakati kerja sama dalam rangka pendidikan, penelitian, kepemimpinan dan pengabdian kepada masyarakat khususnya di bidang Kebanksentralan.

Kerja sama diwujudkan melalui pengembangan teori akademis yang semakin dekat dengan praktik perumusan kebijakan di bank sentral, sehingga diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hasil pendidikan dan keunggulan kompetitif program studi di perguruan tinggi.

"Selain itu, kerjasama ini dapat mendukung upaya sosialisasi peran dan fungsi bank sentral dalam perekonomian kepada mahasiswa, dunia akademis, dan masyarakat," kata Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo dalam keterangan resmi, Senin (12/3/2108).

Dia melanjutkan, salah satu wujud dari kerja sama ini adalah pendirian International Center of Awqaf Studies (ICAST) dalam rangka pengembangan dan implementasi keilmuan wakaf.

Beberapa kegiatan yang akan dilakukan ICAST adalah pengembangan kurikulum dan edukasi melalui program studi pascasarjana Magister Wakaf, program sertifikasi nadzir wakaf, research and development, seminar dan pelatihan, serta publikasi terkait wakaf. Kegiatan ini juga sejalan dengan salah satu pilar pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional yaitu pilar penguatan riset, asesmen dan edukasi.

Perry memaparkan, bahwa ekonomi syariah merupakan salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru. Dalam upaya mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah sesuai dengan kerangka strategi nasional syariah, BI berperan sebagai AIR yakni akselerator, inisiator dan regulator melalui koordinasi dengan berbagai stakeholder dalam rangka mendorong percepatan program ekonomi dan keuangan syariah, memprakarsai inovasi pengembangan program ekonomi dan keuangan syariah, serta merumuskan dan menerbitkan ketentuan terkait sesuai kewenangannya.

"Koordinasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk industri perbankan syariah, akan terus dioptimalkan mengingat pencapaian visi menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia memerlukan dukungan semua pihak," pungkas dia.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Berita Terkini
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
9 menit yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
40 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
1 jam yang lalu
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
2 jam yang lalu
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
2 jam yang lalu
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved