Kemenhub Minta Penambahan Driver Taksi Online Dibatasi

Selasa, 13 Maret 2018 - 16:45 WIB
Kemenhub Minta Penambahan...
Kemenhub Minta Penambahan Driver Taksi Online Dibatasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah meminta pihak penyedia aplikasi taksi online untuk membatasi penambahan pengemudi atau driver. Kemenhub menilai jumlah driver yang ada sementara ini sudah terlampau banyak.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, jumlah yang sudah terlalu banyak itu mengakibatkan adanya penurunan pendapatan. Kondisi tersebut, kata dia, juga menjadi kontra produktif bagi para pengemudi.

"Dengan menyampaikan maaf, kita memang membatasi aplikator untuk menambah jumlah driver, supaya yang ada itu tetap mendapatkan jumlah pemasukan yang sama banyaknya," ujarnya di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Budi menyampaikan, dari sosialisasi yang dilakukan Kemenhub atas Peraturan Menteri (PM) Nomor 108 Tahun 2017 ditemukan adanya fenomena turunnya pendapatan para pengemudi taksi online. Bahkan jumlahnya terbilang cukup signifikan dibanding saat awal menjadi pengemudi taksi online.

"Akhir-akhir ini kita memang sedang melakukan sosialisasi agar PM 108 itu tetap dijalankan dan ada beberapa indikasi yang kami temui bahwa taksi online itu jumlahnya sudah banyak sekali, sehingga beberapa sopir itu merasa pesanan berkurang dan itu (nilainya) masif sekali," katanya.

Adapun dari sisi persaingan bisnis, Budi menambahkan, Kemenhub selalu berusaha menjadi penyeimbang di antara usaha taksi berbasis aplikasi dan konvensional. Tujuannya, jangan sampai keduanya kemudian melakukan persaingan yang tidak sehat.

"Berkaitan dengan taksi online, saya laporkan bahwa yang kita lakukan adalah bagaimana kita menjembatani dua kepentingan antara taksi online dan konvensional agar mereka setara," pungkasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Kampanye Angkutan Umum,...
Kampanye Angkutan Umum, Pemerintah Gandeng Operator dan Ahli Transportasi
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Kementerian Perhubungan...
Kementerian Perhubungan Anugerahi PPLI Penghargaan Sistem Keselamatan Angkutan Umum
Pembatasan Arus Balik...
Pembatasan Arus Balik Idul Adha, Truk dan Angkutan Barang Diseleksi
Berita Terkini
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
19 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved