Membaik, Penyaluran Kredit Februari 2018 Capai 8%

Sabtu, 17 Maret 2018 - 00:05 WIB
Membaik, Penyaluran...
Membaik, Penyaluran Kredit Februari 2018 Capai 8%
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyebut penyaluran kredit perbankan pada bulan Februari meningkat dibanding bulan sebelumnya, mencapai 8%. Capaian itu diyakini menjadi indikasi semakin membaiknya penyaluran kredit tahun ini.

BI mencatat, penyaluran kredit perbankan di bulan sebelumnya mencapai 7,4%. Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto menyebutkan bahwa pertumbuhan kredit didorong telah selesainya proses konsolidasi perbankan.

"Dari sisi corporate itu sudah selesai (konsolidasi) dan mereka sudah mulai pick up," ujar Erwin di Gedung BI, Jakarta, Jumat (16/3/2018).

Menurutnya, dengan capaian tersebut, pertumbuhan penyaluran kredit tahun ini akan semakin baik. Sebelumnya, BI mematok kisaran 10-12% untuk target pertumbuhan kredit tahun ini. "Kalau kita prediksi penyaluran kredit tahun ini akan lebih baik. Daya jual bank sih baik. Posisi Februari itu terjadi peningkatannya dari sisi kredit," katanya.

Dia optimistis di akhir kuartal I/2018, penarikan kredit akan semakin besar. Tak hanya itu, rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) pun menurutnya semakin membaik.

"Kita tunggu, lihat momen saja kalau ekonomi bertumbuh akan semakin baik lagi, belanja pemerintah dan konsumsi juga membaik," tuturnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Ungkap Perusahaan...
BI Ungkap Perusahaan Terus Tingkatkan Utangnya ke Bank
BI Prediksi Pertumbuhan...
BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Sisa 2024 Tetap Berada di Kisaran 10-12 Persen
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank Naik di Agustus 2023, BI Ungkap Penyebabnya
Penurunan Bunga Kredit...
Penurunan Bunga Kredit Bank Lamban, BI Bersiap Lakukan Ini
BI Ungkap Banyak Rumah...
BI Ungkap Banyak Rumah Tangga Ogah Tambah Utang dari Bank
Permintaan Utang Bank...
Permintaan Utang Bank Masih Loyo, Bos BI Beberkan Alasannya
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved