BPR Bank UMKM Jatim Kemas Laba Rp47 Miliar

Sabtu, 24 Maret 2018 - 00:39 WIB
BPR Bank UMKM Jatim...
BPR Bank UMKM Jatim Kemas Laba Rp47 Miliar
A A A
SURABAYA - PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jawa Timur (Jatim) Bank UMKM Jatim selama tahun 2017 berhasil mengemas laba sebelum pajak sebesar Rp47miliar. Capaian ini naik 28,50% dibanding 2016 sebesar Rp36 miliar.

Direktur Utama PT Bank BPR Jatim Bank UMKM Jatim, Yudi Wahyu Maharani mengatakan, kinerja Bank UMKM Jatim yang cukup baik ini tak lepas dari perkembangan jumlah kantor layanan yang terseba di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Saat ini, jaringan kantor layanan Bank UMKM Jatim terdiri atas 1 kantor pusat, 31 kantor cabang, 112 kantor kas, 5 kantor payment Point, 32 mobil kas keliling, dan 35 automated teller machine (ATM). "Pertumbuhan kinerja ini menjunjukan kepercayaan masyarakat dan pemegang saham meningkat," katanya, Jumat (23/3/2018).

Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Akhmad Sukardi menyatakan, Bank UMKM Jatim memiliki peran strategis dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan daerah. Utamanya dalam peningkatan di sektor pertanian dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Sejumlah skema kredit juga sudah disiapkan bank pelat merah ini. Diantaranya, Program Dana Bergulir (Dagulir), Paket Kredit Petani Jatim (PKPJ) dan Loan Agreement antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dengan Bank Jatim. "Banyaknya program tersebut harus semakin meningkatkan kinerja Bank UMKM ke depannya," ujarnya.

Khusus untuk program Dagulir, pintanya, kedepan program tersebut diharapkan bisa lebih meningkat lagi. Melalui Dagulir ini, Pemprov Jatim sudah menyiapkan program hulu dan hilir agro maritim. Program ini bertujuan meningkatkan nilai tambah serta mengurangi tingkat pengangguran pada sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan.

Plafon kredit dalam program ini maksimal Rp10 miliar untuk kelompok atau gabungan kelompok dengan bunga 6% efektif per tahun. "Ada dua lembaga sebagai penjamin di program ini. Yakni PT Jasindo sebagai penjamin apabila terjadi resiko gagal panen, dan PT Jamkrida Jatim jika terjadi resiko gagal bayar (kredit macet)," tandas Sukardi.

Di sisi lain, Sukardi menyoroti masih tingginya Non Performing Loan (NPL) Bank UMKM yang mencapai 6,84%. Padahal idealnya, NPL perbankan sekelas BPR tidak lebih dari 5%. Untuk menekan NPL, pihaknya meminta agar Bank UMKM Jatim lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit.

Verifikasi dan validitas terhadap debitur harus diperketat. "Ini bertujuan agar tidak ada kredit atau minimal mengurangi kredit macet di kemudian hari," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Talkshow, BPR...
Gelar Talkshow, BPR Hasamitra Ajak Tangkap Peluang Pascapandemi
Banyak Sinyal Positif,...
Banyak Sinyal Positif, Ekonomi RI Siap Lepas Landas ke Kenormalan Baru
Tahun 2022, BPR Hasamitra...
Tahun 2022, BPR Hasamitra Target Kinerja Tumbuh Double Digit
BPD dan BPR Juga Ketiban...
BPD dan BPR Juga Ketiban Dana Pemerintah untuk Gerakkan Ekonomi
Usung Konsep Community...
Usung Konsep Community Hub, Universal BPR Resmikan Kantor di Tangerang
Kembangkan Bisnis, Dua...
Kembangkan Bisnis, Dua Pendiri KoinWorks Akuisisi BPR
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
24 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
51 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved