PGN Caplok Pertagas Menunggu Keputusan RUPSLB

Selasa, 27 Maret 2018 - 16:16 WIB
PGN Caplok Pertagas...
PGN Caplok Pertagas Menunggu Keputusan RUPSLB
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengungkapan bahwa keputusan mengenai penggabungan anak usaha PT Pertamina (Persero), yakni PT Pertamina Gas (Pertagas) ke PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk masih akan menunggu Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PGN. Saat ini, yang jadi prioritas pemerintah adalah pembentukan holding migas dengan Pertamina sebagai induk holdingnya.

Dia menjelaskan, untuk saat ini yang diprioritaskan adalah PGN masuk ke Pertamina sebagai holding migas. Dengan masuknya PGN ke Pertamina, maka aset perseroan akan bertambah dan PGN akan fokus untuk menjalankan bisnis di sektor gas.

"Kan PGN masuk dulu ke Pertamina. Dimasukkan dulu ke Pertamina, berarti 53% yang dimiliki negara tercatat jadi aset Pertamina. Otomatis neraca Pertamina jadi meningkat," katanya di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Setelah PGN masuk ke Pertamina, sambung dia, rencananya Pertagas akan masuk dan dilebur menjadi bagian PGN. Dengan peleburan ini, bisnis gas di dalam negeri akan lebih terkelola dengan baik, serta tidak ada lagi tumpang tindih pengembangan infrastruktur gas yang selama ini terjadi antara Pertagas dan PGN.

Namun, karena PGN merupakan perusahaan publik yang sebagian sahamnya milik publik, maka penentuan penggabungan Pertagas ke PGN harus meminta persetujuan pemegang saham. "PGN ini kan perusahaan publik. Biarpun kita sebagai majority, tapi tentunya nilai dari Pertagas harus dianalisa secara independen. Dan nantinya harus dapat persetujuan dari RUPSLB PGN," imbuh dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Giliran Direksi PGN...
Giliran Direksi PGN Kena Perombakan Menteri Erick Thohir, Dirut Diganti
Ditunjuk Jadi Dirut...
Ditunjuk Jadi Dirut PGN, Ini Jejak Karir Suko Hartono
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Misi Jadi Perusahaan...
Misi Jadi Perusahaan Kelas Dunia di 2024, Ini Strategi BKI
HUT ke-56, PGN Perkuat...
HUT ke-56, PGN Perkuat Sinergi Dorong Peningkatan Layanan Gas Bumi
Kementerian BUMN Ungkap...
Kementerian BUMN Ungkap Rencana Pembentukan Holding Telekomunikasi PT Telkom
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
20 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
57 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved