Industri Otomotif Berkontribusi 10,16% untuk Perekonomian Nasional

Kamis, 29 Maret 2018 - 13:14 WIB
Industri Otomotif Berkontribusi...
Industri Otomotif Berkontribusi 10,16% untuk Perekonomian Nasional
A A A
JAKARTA - Industri otomotif salah satu sektor andalan yang memiliki kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional. Hal ini terlihat dari sumbangsihnya kepada PDB yang mencapai 10,16% pada tahun 2017, serta mampu menyerap tenaga kerja langsung sekitar 350 ribu orang dan tenaga kerja tidak langsung sebanyak 1,2 juta orang.

Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto mengatakan produk otomotif akan semakin meningkat. Dan peningkatan ini mendorong laju perekonomian Indonesia dengan lebih baik.

"Kebutuhan masyarakat akan produk-produk otomotif pun semakin meningkat, di mana pada tahun 2020 nanti ditargetkan Indonesia mampu memproduksi lebih dari 1,29 juta unit, baik untuk memenuhi kebutuhan domestikmaupun basis produksi untuk tujuan ekspor," ujar Airlangga pada acara Otomotif Award 2018 di Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Menurut Airlangga, upaya yang telah dilakukan Kementerian Perindustrian itu sesuai harapan Presiden Jokowi. Apalagi, Dia telah merancangkan industri otomotif yang tidak akan memberatkan pihak manapun.

"Di mana nantinya akan muncul industri yang berbasis angkutan pedesaan. Kami sudah monitor, harganya cukup terjangkau, rata-rata di bawah Rp80 juta. Kemenperin tengah membuat kebijakannya," katanya.

Lebih lanjut, tren industri otomotif ke depan secara global adalah menuju ke arah produksi kendaraan yang energy efficient dan environmental friendly. "Bagi Indonesia, sesuai komitmen pada COP21 untuk mengurangi emisi CO2 sebanyak 29% atas usaha sendiri dan 41% dengan bantuan internasional di tahun 2030. Kami telah menyiapkan langkah-langkah dalam rangka mengantisipasi hal-hal tersebut," paparnya.

Langkah strategis yang telah dilakukan, antara lain melalui program Low Cost Green Car (LCGC) pada tahun 2013, hingga pengembangan Low Carbon Emmission Vehicle (LCEV), termasuk di dalamnya adalah mendorong produksi kendaraan listrik.

Untuk itu, berbagai kebijakan dan insentif pengembangan sektor industri otomotif terus disempurnakan untuk mendorong pertumbuhan manufaktur serta investasinya. "Selain itu, untuk mendorong ekspor, kami telah mengusulkan insentif untuk sedan dengan penurunan PPnBM," tukasnya Airlangga.

Oleh karenanya, dibutuhkan kerja sama dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan agar kebijakan yang dikeluarkan tepat sasaran dan dapat berjalan dengan baik.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Meski Pandemi, Ekspor...
Meski Pandemi, Ekspor Otomotif pada Maret Meningkat 18,40%
4 Kelompok ini Kalahkan...
4 Kelompok ini Kalahkan Industri Otomotif dalam Produksi Ventilator
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
1 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
1 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
1 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
3 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
3 jam yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
12 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved